KEDIRI, JP Radar Kediri- Persiapan penerbangan di Bandara Dhoho oleh Maskapai Super Air Jet (SAJ) terus dilakukan.
Nantinya, kedatangan perdana pesawat komersil rute Kediri-Jakarta pasca libur panjang itu akan disambut dengan water salute. Dengan harapan penerbangan di Kediri oleh anak perusahaan Lion Groups itu bisa ramai.
Corporate Communications Strategic Lion Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, ada beberapa pertimbangan SAJ membuka rute Kediri-Jakarta.
“Wilayah Kediri ini tidak hanya berbicara Kediri. Tapi juga kota-kota lainnya yang terdekat. Artinya Jawa Timur selatan punya konektivitas yang berlokasi secara berdekatan dan mudah. Konektifitas mudah dijangkau,” jelasnya.
Menurutnya, Jawa Timur merupakan provinsi yang memiliki banyak bandar udara. Seperti Bandara Juanda Surabaya, Bandara Trunojoyo Sumenep, Bandara Notohadinehoro Jember, Bandara Abdul Rahman Saleh Malang, Bandara Banyuwangi, Bandara Bawean dan Bandara Dhoho. Menurutnya, bandara di Kediri punya potensi.
Dia mengatakan, konektivitas area Jawa selatan relatif berdekatan. Danang mengaku SAJ berani membuka penerbangan karena menawarkan konektivitas ke lebih 30 tujuan.
Dari Kediri, masyarakat bisa berlanjut ke daerah lain ketika di Jakarta. Karena Super Air Jet punya penerbangan ke 30 daerah dan negara lewat sana. “Dari kediri bisa berlanjut ke daerah lain,” jelasnya.
Tidak hanya secara rute. Menurutnya konektivitas wilayah Kediri dengan daerah lainnya lewat SAJ juga terkait jadwal penerbangan yang saling terhubung.
Misalnya saja warga Kediri yang hendak ke Manado. Di Jakarta nanti jadwal penerbangannya langsung terkoneksi. Hanya membutuhkan waktu transit 2,5 jam saja.
Sementara jika warga Kediri yang hendak ke Singapura, di Jakarta juga hanya membutuhkan transit sekitar 2,5 jam saja.
“Jadwal yang terkoneksi itu yang paling penting. Sehingga bisa mempermudah penumpang,” jelas laki-laki yang sehari-hari memakai kacamata itu.
Karenanya, dia optimistis penerbangan Super Air Jet bisa ramai. Tidak seperti pesawat Citilink yang sempat membuka rute yang sama namun berhenti.
“Kami optimistis bisa mengajak masyarakat untuk melakukan penerbangan di Bandara Dhoho. Kami optimis dengan animo yang bisa terus meningkat. Kami percaya itu juga bisa meningkatkan ekonomi,” jelasnya.
Dia mengatakan, adapun first landing pada 10 November nanti, akan ada seremonial water salute.
Yakni tradisi penghormatan yang melibatkan dua mobil pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah pesawat, membentuk lengkungan indah seperti gerbang.
“Rencananya sebagai bentuk penghormatan, sebagai simbolisasi seremonial akan dilakukan water salute,” tuturnya sebagai simbol terkait harapan agar penerbangan bisa ramai.
Untuk diketahui, adapun rencana penerbangan oleh Super Air Jet ini dilakukan pada Senin, Rabu dan Jumat.
Jadwal penerbangan dari Jakarta menuju Kediri berangkat 10.20 WIB dan tiba 11.50 WIB. Sementara itu, keberangkatan dari kediri ke Jakarta yakni pukul 12.30 WIB dengan kedatangan pukul 14.00 WIB.
Editor : Andhika Attar Anindita