Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ratusan Orang Jatuh Bangun Ikuti Panjat Pinang di Omah Sawah, Ini Hadiah yang Direbutkan

Ayu Ismawati • Minggu, 24 Agustus 2025 | 22:46 WIB

 

 

Peserta panjat pinang mengibarkan bendera ketika sampai di puncak.
Peserta panjat pinang mengibarkan bendera ketika sampai di puncak.

JP Radar Kediri- Lomba panjat pinang dalam rangkaian Festival Omah Sawah kemarin (24/8) berlangsung sangat menarik. Ratusan peserta yang datang dari berbagai kelurahan di Kota Kediri, saling beradu ketangkasan memanjang pohon pinang yang dilumuri pelicin. Mencoba beradu peruntungan mendapatkan hadiah-hadiah menarik yang dipasang di ‘pucuk pohon’.

Pemandangan menarik pun tersaji. Para peserta tersebut harus jatuh bangun di lumpur. Bekerja sama dan menyusun strategi bersama anggota tim, berusaha mendapatkan hadiah yang disediakan.

Acara kian meriah karena Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati datang langsung menyaksikan lomba kemarin. Sang wali kota termuda itu juga berinteraksi dengan peserta. Bahkan, mengabsen satu per satu tim yang berpartisipasi.

loBaca Juga: Melihat Semaraknya Agustusan di Omah Sawah, Ada Petani, Pesilat, hingga Emak-Emak

“Saya bersyukur bisa berkumpul di tengah-tengah masyarakat Kota Kediri dari semua usia yang mengikuti lomba panjat pinang,” ujarnya di hadapan ratusan warga.

Suasana kian riuh ketika wali kota mengumumkan hadiah tambahan. Yaitu seekor kambing yang disediakan bagi tim tercepat yang merebut hadiah. Selain itu, ada pula bonus bagi peserta tertua.

Setelah itu, pekik merdeka pun diteriakkan tiga kali. Menandai dimulainya lomba panjat pinang. Bahu-membahu para peserta mencoba menaklukkan pohon pinang yang berlumuran oli.  Mencoba mendapatkan hadiah-hadiah yang disediakan. Di antaranya adalah sepeda, smart TV, kompor gas, magic com, dan setrika.  

Terkait dengan acara tersebut, Vinanda mengatakan perayaan kemerdekaan ini sebagai upaya menanamkan kembali sifat-sifat positif. Yaitu nilai gotong royong dan semangat perjuangan para pahlawan. Dia berharap sifat seperti itu tumbuh di seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi muda.

​"Melalui lomba-lomba ini, kita bisa menanamkan nilai-nilai gotong royong dan semangat perjuangan para pahlawan kita kepada anak-anak atau masyarakat yang saat ini sedang berlomba," tandas Vinanda.

Dalam lomba panjat pinang kemarin, diikuti 65 tim. Masing-masing tim terdiri dari lima peserta. Sehingga, total ada 325 orang yang mengikuti kegiatan yang masuk dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Indonesia itu.

Sebelumnya, festival itu juga dimeriahkan berbagai perlombaan. Di antaranya fun race Vespa, lomba layangan gapangan, lomba tari jaranan, lomba tangkap belut dan bebek, balap dan hias perahu mini, dan lain sebagainya.

Sabtu (23/8) lalu, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep juga mengunjungi gelaran tersebut. Putra bungsu Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo itu menyampaikan apresiasinya untuk Omah Sawah yang telah menggelar berbagai kegiatan positif. Khususnya dalam rangka merayakan kemerdekaan Indonesia. Seperti melalui berbagai permainan tradisional yang dikenalkan kepada anak muda. (*)

 

Editor : Mahfud
#panjat pinang #Vinanda Prameswati