Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Waspada!!! Cuaca Ekstrem di Jawa Timur Menunjukkan Kediri Masuk Wilayah Rawan

Satriya Agung Prakoso • Jumat, 11 Juli 2025 | 11:05 WIB
Foto : Analisis OLR dan Gelombang Atmosfer & Angin Gradien 3000 Feet
Foto : Analisis OLR dan Gelombang Atmosfer & Angin Gradien 3000 Feet

JP Radar Kediri Cuaca ekstrem kembali terjadi wilayah Jawa Timur. Dalam press release resmi yang diterbitkan BMKG Juanda, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang diprakirakan terjadi dalam periode 8 hingga 11 Juli 2025. Sejumlah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan, termasuk Kabupaten Kediri.

Kondisi ini berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi. Antara lain banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, hingga terganggunya jarak pandang. BMKG mencatat kurang lebih ada 16 kabupaten yang masuk daftar wilayah rawan cuaca ekstrem. Di antaranya Banyuwangi, Blitar, Gresik, Jember, Lumajang, Madiun, Malang, Nganjuk, Situbondo, Sumenep, Pacitan, Ponorogo, Kediri, Mojokerto, dan Pamekasan.

Padahal secara umum, wilayah Jawa Timur saat ini sudah memasuki musim kemarau. Namun, kondisi dinamika atmosfer yang terjadi dalam beberapa hari terakhir justru memicu peningkatan curah hujan secara lokal.

BMKG menjelaskan, adanya gangguan gelombang atmosfer Kelvin dan Low Frequency yang melintasi perairan utara Jatim menjadi salah satu pemicu utama terbentuknya awan penghujan. Selain itu, suhu muka laut di sekitar Selat Madura masih cukup hangat, faktor ini memicu pertumbuhan awan-awan penghujan di wilayah Jawa Timur dalam tiga hari kedepan.

Baca Juga: BMKG Dhoho Kediri Perkirakan Bulan Agustus Jadi Puncak Kemarau, Begini Alasannya

Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang bisa muncul secara mendadak. Terutama mereka yang tinggal di daerah dengan tanah curam seperti lereng gunung, kawasan perbukitan, maupun wilayah yang dekat dengan aliran sungai. Risiko longsor, jalan licin, hingga banjir bandang bisa meningkat saat hujan deras terjadi.

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

 

Editor : rekian
#BMKG #jawa timur #kediri #cuaca ekstrem #wilayah rawan