KOTA, JP Radar Kediri- Memasuki musim libur kenaikan kelas, sejumlah objek wisata jadi jujukan. Salah satunya kawasan Gua Selomangleng. Sejak kemarin (23/6), mulai banyak anak-anak usia sekolah yang beraktivitas di sana. Mulai dari sekadar jalan-jalan, hingga menikmati fasilitas seperti kolam renang dan jogging track.
Kawasan wisata yang berada di Kelurahan Pojok, Mojoroto, itu memang memiliki sejumlah daya tarik. Mulai dari suasana asri dari rindangnya pepohonan. Hingga aspek sejarah dari kawasan itu.
Salah satu daya tariknya juga didorong dari keberadaan Gua Selomangleng. Gua yang terbentuk dari batu andesit hitam itu menyimpan sejarah yang diyakini sejak sebelum era Kerajaan Kediri. Yakni sejak era Kerajaan Kahuripan di bawah kekuasaan Raja Airlangga.
Dari situ, Raja Airlangga memiliki putri bernama Sanggramawijaya Tunggadewi dari istrinya yang bernama Ratu Dharmawangsa. Sanggramawijaya Tunggadewi yang seharusnya menjadi pewaris tahta Kerajaan Kahuripan, memilih menolak dan bertapa di Gua Selomangleng. Hingga kini, gua yang di dalamnya terdiri dari tiga ruangan itu dikenal sebagai tempat pertapaan Sanggramawijaya Tunggadewi yang juga dijuluki Dewi Kilisuci.
Kisah sejarah itu juga menjadi salah satu daya tarik pengunjung. Salah satunya Juwita, pengunjung dari Kabupaten Nganjuk. Dia berkunjung di Gua Selomangleng bersama keluarganya.
“Iseng jalan-jalan saja. Kebetulan lagi libur sekolah,” ujarnya.
Di sana, pengunjung seperti Juwita bisa sekadar berjalan-jalan menikmati suasana hutan Lingkar Maskumambang. Atau, menjelajah hingga masuk ke dalam Gua Selomangleng. (ais)
Editor : Jauhar Yohanis