KEDIRI, JP Radar Kediri- Peminat masyarakat menggunakan transportasi Kereta Api (KA) masih tinggi. Itu tampak dari ludesnya tiket untuk arus mudik yang turun di Stasiun Kediri.
Sejak pemesanan tiket kereta api tambahan lebaran dibuka pada 23 Februari lalu, keberangkatan ke Stasiun Kediri sudah ludes terjual.
ingga Senin (24/2) lalu, tiket mudik kereta jarak jauh sudah habis terjual hingga empat hari sebelum Lebaran.
Kepala Stasiun Kediri Daniel Yuniarta mengatakan, hingga awal pekan ini, arus mudik penumpang yang turun di Stasiun Kediri paling banyak terjadi pada dua hari sebelum Lebaran.
Ada 699 penumpang kereta jarak jauh yang akan turun di Stasiun Kediri pada 29 Maret nanti.
“Itu jumlah total. Bisa dari Jakarta, Bandung, atau Jogja,” ujarnya.
Sedangkan untuk arus balik atau pemberangkatan dari Stasiun Kediri sejauh ini paling banyak enam hari setelah Lebaran atau 7 April 2025 mendatang.
Sedikitnya ada 650 orang yang hingga Senin (24/2) lalu dijadwalkan akan berangkat dari Stasiun Kediri.
Kereta jarak jauh itu meliputi semua jurusan hingga Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen di Jakarta.
Adapun untuk pemesanan tiket kereta api lebaran menuju Kediri juga sudah habis terjual di hari-hari tertentu.
Dia mencontohkan, dari Stasiun Gambir, tiket sudah habis untuk tanggal 27-30 Maret. Sedangkan pemberangkatan dari Stasiun Pasar Senen sudah habis mulai tanggal 26-30 Maret.
“Adanya tinggal Brantas Tambahan di tanggal 25 Maret,” bebernya terkait update penjualan tiket mudik dari Jakarta per Senin lalu (24/2).
Berdasar penjualan tiket sementara, sedikitnya sudah ada 4.511 pemudik yang dijadwalkan turun di Stasiun Kediri selama masa angkutan Lebaran.
Itu mulai 10 hari sebelum hingga 10 hari setelah Hari Raya Idul Fitri.
Namun demikian, Daniel menyebut angka itu dipastikan masih akan naik. Sebab, pemesanan tiket kereta jarak jauh terakhir dibuka kemarin (25/2).
Angka itu juga belum termasuk penumpang kereta lokal yang pemesanannya dibuka pada tujuh hari sebelum pemberangkatan.
“Ppengalaman dari momentum Nataru kemarin ada peningkatan (penumpang kereta api, Red). Itu sekitar 15-20 persen peningkatannya,” bebernya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : rekian