KEDIRI, JP Radar Kediri- Gempa megathrust di zona megathrust Selat Sunda dan Mentawai-Siberut berpotensi terjadi di selatan laut Jawa Timur. Yakni yang terdapat lempeng tektonik Segmen Selatan Jawa Tengah-Jawa Timur.
Titik itu jaraknya berada sekitar 100 kilometer dari Kediri. Karena, wilayah Jawa Timur yang paling terdampak berada di bagian selatan. Yakni Trenggalek dan Pacitan. Informasi terakhir dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan jika gempa megathrust itu bukanlah prediksi. Tetapi hanya potensi.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Darono melalui Lukman Soleh, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Dhoho Kediri mengimbau masyarakat Kediri tetap tenang. Tidak perlu panik. Pasalnya potensi gempa yang terjadi ini bukan sebagai bentuk peringatan dini.
“Terkait potensi gempa megathrust yang ramai dibincangkan dan dikatakan kejadiannya “tinggal menunggu waktu” itu dikarenakan kedua wilayah tersebut sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar tetapi bukan berarti segera akan terjadi gempa dalam waktu dekat,” jelasnya.
Baca Juga: Awas! Cuaca di Kediri Dilanda Bedinding
Dia menjelaskan, segmen-segmen sumber gempa di sekitarnya sudah rilis gempa besar semua, sementara Selat Sunda dan Mentawai-Siberut hingga saat ini belum terjadi. Sehingga muncul potensi.
Untuk diketahui, informasi potensi gempa megathrust yang berkembang saat ini sama sekali bukan prediksi atau peringatan dini. Karena itu, masyarakat di Kediri dihimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas normal seperti biasa.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah