Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Ponsel Ela Sudah Ditemukan, Ternyata Sempat Diambil sang Ayah lalu Dijual

Anwar Bahar Basalamah • Rabu, 12 Juli 2023 | 14:33 WIB

 

Photo
Photo

KEDIRI, JP Radar Kediri- Pencarian Suprapto alias Totok, 53, warga Pagak, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih yang diduga membunuh anaknya, Desi Lailatul Khoiriyah, 20, hampir menemui titik terang. Sebab, handphone (HP) milik perempuan yang akrab dipanggil Ela itu telah ditemukan, Senin lalu (10//7).

Sulastri, 48, ibu Ela, menyebut, mendapat kepastian telepon seluler (ponsel) putrinya tersebut dari kepolisian. HP Ela ditemukan di salah satu toko di pasar loak Kota Kediri. Sebelumnya, menurut dia, polisi juga meminta dosbook gawai Ela untuk dilacak keberadaannya. Ternyata HP yang diduga dibawa Totok itu sudah tidak berada di tangannya. Melainkan sudah dipindahtangankan.

“Kemarin katanya Pak Polisi, HP Ela ketemu di toko barang bekas. Untungnya belum dibeli orang,” ungkap ibu satu anak ini. Sulastri bersyukur dan berharap dengan HP itu pencarian pelaku pembunuh anaknya menemui titik terang.

Baca Juga: Peringatan Hari Bhakti Adhyaksa Ke-63 di Kota Angin

Dia mengatakan, Totok sering meminta uang kepada Ela. Bahkan, sang ayah pernah mengambil HP anaknya itu untuk dijual. Saat itu Ela masih SMA dan hendak mengikuti ujian.

“HP-nya itu pas di-charge (isi daya) diambil bapaknya. Dijual. Ela nangis karena sebentar lag kan ujian. Sempat bilang nggak meneruskan sekolah saja karena itu,” jelas Sulastri mengenang kisah pilu yang dialami anaknya yang kini sudah tiada.

Mariyono, 80, kakek Ela, menambahkan, tak jarang Totok mendatangi Ela di tempat kerjanya untuk minta uang. Sehingga itu membuat Ela risi. Dia merasa malu kerap didatangi bapaknya saat kerja. “Tukang njaluki duit anake. Marani teng tempat kerja juga, sampek Ela sambat ning aku, ning ibune,” bebernya.

Baca Juga: Sidang Kasus Pencabulan di PN Kota Kediri Ditunda, Ini Alasannya

Kali terakhir, Totok datang ke tempat kerja anaknya untuk menukar motor. Itu juga membuat Ela malu. “Si Ela sambat ning ibuke. Katanya, bapak wilo kok ijol montor ora pas ning omah ae,” imbuhnya.

Keberadaan Totok yang menukar motornya dengan motor anaknya dibenarkan oleh pedagang sebelah tempat kerja Ela di Krajan, Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih. Dia mengetahui, sekitar pukul 09.00, Rabu (5/7), atau hari terakhir sebelum Ela menghilang, Totok datang menukar motor Beat biru dengan motor Vario.

“Pas Rabu itu, saya lihat memang bener bapaknya nukarkan motor. Tapi saya lihat sudah lewat depan toko pakai motor yang biasanya dipakai Ela,” aku pedagang perempuan yang mewanti-wanti namanya tak dikorankan itu.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra masih belum bersedia memberikan tanggapan. Termasuk tak menjawab saat dikonfirmasi terkait ditemukannya HP milik Ela.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pembunuhan #pembunuhan anak kandung #pembacokan #ayah membunuh anak