KEDIRI, JP Radar Kediri – Puluhan sekolah dasar (SD) negeri di Kota Kediri belum terpenuhi pagunya. Padahal, jadwal penerimaan peserta didik baru (PPDB) dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri sudah berakhir, Selasa (4/7) lalu.
Kepala Disdik Kota Kediri M. Anang Kurniawan melalui Kabid Pendidikan Dasar Ibnu Qayyim mengatakan, pagu sekolah yang tak terpenuhi hanya terjadi di bangku SD. Sedangkan untuk sembilan SMP negeri, seluruh pagunya penuh hingga PPDB tahap terakhir pada akhir Juni lalu. “Hingga jadwal terakhir PPDB, ada 40 sekolah dasar yang tidak terpenuhi,” ungkapnya.
Banyaknya SD negeri di Kota Kediri yang belum penuh pagunya itu, menurut Ibnu, tak terlepas dari jumlah sekolahnya yang lebih banyak. Saat ini total SD negeri mencapai 111 lembaga. Sedangkan di luar itu, masih ada 25 SD swasta.
Baca Juga: Ini Cerita Raffael, Bocah SD yang Tewas Tenggelam di Mata Kerabat dan Tetangga
Kenyataannya, tak sedikit orang tua siswa yang justru memilih menyekolahkan anaknya di sekolah swasta. Pun dengan sekolah berbasis agama, seperti pondok pesantren (ponpes) atau madrasah ibtidaiyah (MI).
Menurut Ibnu, itu tak jadi masalah. Selama anak usia sekolah seluruhnya dipastikan bisa melanjutkan pendidikan. “Yang penting semua anak Kota Kediri usia sekolah sudah masuk sekolah. Bukan semua (sekolah negeri, Red) harus terpenuhi,” terangnya terkait prioritas pendidikan anak usia sekolah saat ini.
Dari puluhan sekolah itu, Ibnu menambahkan, lima di antaranya bahkan hanya mendapat belasan siswa baru. Sementara sebagaimana yang tercantum dalam juknis PPDB Kota Kediri 2023, jumlah peserta didik dalam satu kelas berjumlah paling sedikit 20 dan paling banyak 28 siswa.
“Ada yang hanya dapat 15 siswa,” tambahnya.
Adapun untuk mendukung tujuan semua siswa usia sekolah bisa mendapatkan pendidikan, Ibnu mengatakan sekolah negeri yang belum penuh pagunya masih bisa menerima pendaftaran. Khususnya bagi siswa yang berdomisili di sekitar sekolah juga berhak untuk diterima.
“Kalau memang ada warga Kota Kediri yang belum dapat sekolah, tidak apa-apa (mendaftar susulan, Red),” tandasnya.
Seperti diketahui, PPDB online jenjang TK/SD/SMP tahun ini dibuka empat jalur. Jalur pertama adalah afirmasi, prestasi dinas pendidikan, mutasi orang tua, dan kemitraan PTK dibuka pada 22-23 Mei 2023.
Selanjutnya jalur pendidikan khusus, juga dibuka pada 22 Juni 2023. Dua jalur terakhir yang dibuka antara lain jalur prestasi karakteristik sekolah untuk jenjang SMP dan jalur zonasi. Keduanya secara berurutan dibuka pada 29-31 Mei 2023 dan 26-28 Juni 2023.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah