KABUPATEN, JP Radar Kediri- Sektor perikanan, terutama lele, memberi sumbangan besar pada perputaran uang di Kabupaten Kediri. Nilainya juga fantastis. Per tahun, dari bisnis lele dan turunannya, perputaran uang yang dihasilkan bisa mencapai Rp 250 miliar!
“Nilai ekonomi mencapai Rp 250 miliar per tahun. Tentu kami tidak akan menutup mata dengan hal ini,” ucap Bupati Hanindhito Himawan Pramana, saat acara Tebar Benih dan Panen Lele Sistem Sirkulasi di Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare kemarin.
Dhito juga menegaskan, pemkab punya perhatian khusus dalam pengembangan sektor perikanan. Terutama komoditas ikan lele. Pemkab akan terbuka bekerja sama dengan berbagai pihak demi peningkatan sektor tersebut.
Dhito berharap, kerja sama antara Pemprov Jatim dan pemkab dapat terjalin dengan baik. Sehingga upaya pengembangan perikanan lele di Kabupaten Kediri bisa semakin ditingkatkan.
“Kami akan terus berupaya dan bersinergi dengan berbagai pihak untuk pengembangan ini,” tegas pria berkacamata tersebut.
Acara kemarin berlangsung di Republik Lele, tempat pembibitan, pembesaran, dan penjualan lele. Selain Dhito, juga dihadiri Gubernur Jatim dan pejabat forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda). Di antarnya Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho dan Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra. Dalam kesempatan itu, para undangan yang hadir sempat melakukan pemanenan dan penebaran benih ikan lele.
Setelah itu Dhito menjaring ikan lele yang telah siap panen. Ikan lele hasil tangkapan itu pun langsung ditimbang.
Dalam kesempatan itu, juga terungkap bahwa pasar ikan lele sangat terbuka lebar. Tak hanya di Jatim tapi juga di luar Jawa. Banyak warung-warung makanan yang mengambil langsung ikan lele hasil para penambak di Jatim.
Tidak hanya dari sisi ekonomi, ikan lele juga diakui sangat bagus untuk pengentasan angka stunting. Oleh karena itu, pemkab mendukung pemanfaatan produksi ikan air tawar tersebut.
“Tidak hanya dikonsumsi langsung. Bisa juga dijadikan berbagai macam olahan agar anak juga tidak bosan,” ucapnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah