KEDIRI, JP Radar Kediri - Warga Desa Dawung, Kecamatan Ringinrejo dihebohkan dengan penemuan mayat Martutik, 54, yang diperkirakan sudah meninggal tiga hari. Kondisinya mulai membusuk di dalam rumahnya pada Selasa pagi (4/7).
Awalnya, Insiyar, 57, tetangga Martutik, curiga. Pasalnya, lampu rumah perempuan yang tinggal sendiri itu juga padam. Padahal sudah tiga hari dia tak terlihat. Insiyar lalu mengajak Roekan, 54, kepala dusun (kasun), untuk mengecek. Sekitar pukul 08.00, saat keduanya mengetuk pintu, tidak ada balasan dari dalam.
Karena itu, mereka mencoba masuk lewat pintu belakang. Saat itulah terlihat kondisi Martutik tergeletak di lantai kamar belakang dengan posisi tengkurap. Ketika diperiksa sudah meninggal dunia.
“Menurut keterangan Sunardi, warga yang rumahnya di timur rumah korban, di teras rumahnya mencium bau busuk,” jelas Kanitreskrim Polsek Ringinrejo Aipda Andik Yudo Wibowo.
Oleh warga kejadian tersebut dilaporkan ke polisi. Hasil olah TKP unit Inafis Polres Kediri serta petugas kesehatan Puskesmas Sambi, menurut Yudo, menyatakan tidak ada tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Penyebab kematiannya diperkirakan karena sakit.
Namun, Yudo tidak bisa memastikan penyakitnya. Warga maupun keluarga yang tidak tinggal serumah pun tak mengetahui riwayat penyakit Martutik. “Tidak ditemukan tanda aniaya, diperkirakan korban sakit kemudian meninggal. Keluarga juga tidak memperkenankan diotopsi,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah