Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Kerusuhan LA Memanas! Trump Kirim Pasukan, California Tak Terima dan Siap Gugat ke Pengadilan

Ilmidza Amalia Nadzira • Selasa, 10 Juni 2025 | 19:00 WIB
California lawan balik! Trump digugat gegara kirim tentara ke Los Angeles
California lawan balik! Trump digugat gegara kirim tentara ke Los Angeles

LOS ANGELES – Konflik antara pemerintah negara bagian California dan pemerintahan pusat Amerika Serikat kian memanas.

Gubernur California, Gavin Newsom, secara tegas menyatakan akan membawa Presiden Donald Trump ke jalur hukum.

Hal ini buntut dari keputusan sepihak Trump yang mengerahkan ribuan pasukan cadangan Garda Nasional ke Los Angeles tanpa koordinasi, menyusul kerusuhan yang pecah akibat razia imigrasi besar-besaran.

Dalam wawancara eksklusif dengan stasiun televisi MSNBC pada Minggu malam (8/6), Newsom menuduh Trump tidak hanya bertindak di luar batas hukum, tetapi juga dengan sengaja memperkeruh keadaan.

“Trump menyiram bensin ke dalam api. Kondisi kacau yang kita lihat malam ini di televisi adalah hasil dari provokasi yang ia ciptakan sendiri,” kata Newsom dengan nada geram.

Baca Juga: Kerusuhan Los Angeles Tiga Hari Berturut-turut, Trump Kerahkan Ribuan Tentara! Warga: Kami Bukan Penjahat!

Gubernur yang dikenal vokal ini menambahkan bahwa Trump telah mengklaim situasi sudah aman, padahal kenyataannya pasukan Garda bahkan belum sepenuhnya tiba di lokasi.

“Dia menulis tweet bahwa keadaan telah kondusif. Tapi faktanya, pasukan belum bergerak. Dia membohongi publik secara terang-terangan,” ujarnya.

Newsom juga menyatakan bahwa pengerahan Garda Nasional tersebut melanggar prosedur federal yang seharusnya melibatkan koordinasi langsung dengan gubernur negara bagian.

“Kami tidak pernah diajak bicara. Tidak ada koordinasi sama sekali,” tegasnya.

Padahal, lanjut Newsom, sebelumnya pihaknya selalu menjalin kerja sama baik dengan Garda Nasional, termasuk saat menangani bencana kebakaran hutan maupun aksi protes besar atas kematian George Floyd tahun 2020 lalu.

“Ada aturannya, ada protokol yang harus dijalankan. Tapi Trump tidak peduli. Dan lebih parahnya lagi, dia berbohong dari awal sampai akhir,” tambahnya.

Baca Juga: ASN dan TNI Polri Harap Sabar, Sudah Seminggu Gaji ke-13 Belum Cair? Ini Penjelasan Resmi Kemenkeu!

Lewat media sosial, Newsom juga mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak terpancing emosi.

“Los Angeles: jangan terjebak dalam permainan Trump. Ia menginginkan kekacauan, dan ia telah menghasut kekerasan,” tulisnya di akun pribadinya.

Ia juga memperingatkan bahwa siapa pun yang menyerang aparat atau merusak fasilitas umum bisa ditangkap dan diproses hukum.

Sementara itu, suasana di pusat kota Los Angeles pada Minggu malam semakin tak terkendali.

Demonstran membakar sedikitnya lima kendaraan, termasuk milik pemerintah, dan terlibat bentrok keras dengan aparat.

Polisi membalas dengan tembakan gas air mata dan amunisi pengendali massa, yang menyebabkan puluhan pengunjuk rasa ditangkap.

Baca Juga: Benarkah Gaji ke-13 Cair 10 Juni? Ini Fakta Mengejutkan yang Perlu Diketahui ASN, Guru, dan Pensiunan!

Ratusan pasukan Garda Nasional dari California akhirnya mulai berdatangan ke Los Angeles sejak Minggu malam, setelah Presiden Trump mengeluarkan perintah pengerahan sebanyak 2.000 personel.

Selain itu, sebanyak 500 Marinir tambahan juga telah mendapat status siaga penuh, siap dikerahkan kapan saja bila dibutuhkan.

Namun, Gubernur Newsom menegaskan kembali penolakannya. Ia menyebut pengerahan militer itu tidak sah, tidak bermoral, dan bertentangan dengan konstitusi, serta secara resmi meminta Presiden membatalkan perintah tersebut sesegera mungkin.

Akar dari gelombang demonstrasi ini berawal dari razia besar-besaran oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) pada Jumat (6/6), yang menangkap ratusan orang yang dituduh sebagai imigran ilegal di Los Angeles.

Baca Juga: Fantastis! Segini Anggaran Pemkab Kediri untuk Bangun Sarpras Sekolah Rakyat

Protes pun bermunculan dari berbagai kelompok masyarakat yang menilai langkah tersebut sebagai tindakan diskriminatif dan tidak manusiawi.

Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Gedung Putih menyatakan tidak akan mundur.

Pemerintahan Trump tetap bersikeras akan melanjutkan penggerebekan imigrasi, menyebutnya sebagai bagian dari kebijakan keras presiden dalam menindak tegas pelanggaran imigrasi.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#kerusuhan los angeles #Los Angeles Amerika Serikat #trump di demo rakyat