Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Trump Mundur dari Mediasi Rusia-Ukraina, Pilih Fokus ke Bisnis dan Serahkan Damai ke Vatikan

Internship Radar Kediri • Jumat, 23 Mei 2025 | 21:49 WIB
Presiden Donald Trump
Presiden Donald Trump

JP Radar Kediri - Donald Trump baru-baru ini mengumumkan bahwa dirinya tidak lagi berperan sebagai mediator dalam konflik Rusia-Ukraina. Ia berpendapat bahwa lebih baik berfokus pada urusan bisnis daripada terlibat dalam negosiasi yang penuh tantangan.

Sejak awal konflik, Trump telah beberapa kali menyatakan kesiapannya untuk membantu menciptakan kesepakatan damai antara kedua negara. Ia bahkan telah berbicara panjang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk mencapai gencatan senjata. Meskipun ada tanda-tanda kesediaan untuk berdiskusi, kesepakatan konkret tidak pernah tercapai.

Dalam wawancara terbaru, Trump mengungkapkan keputusannya untuk menarik diri dari proses mediasi, menyerahkan negosiasi langsung kepada Rusia dan Ukraina tanpa keterlibatan dirinya. Menurutnya, ego besar dalam perundingan membuat kehadirannya tidak memberikan dampak berarti.

Selain itu, Trump mengungkapkan ketertarikan Rusia untuk memperluas hubungan dagang dengan Amerika Serikat setelah konflik berakhir, menegaskan fokusnya pada ekonomi dibanding diplomasi yang belum memberikan hasil nyata.

Keputusannya menuai berbagai reaksi di tingkat internasional. Sebagian pihak menganggap langkah ini menunjukkan kurangnya komitmen Amerika Serikat terhadap Ukraina dalam menghadapi Rusia, sementara yang lain melihatnya sebagai pendekatan pragmatis dalam politik global, dengan prioritas pada kepentingan ekonomi dibanding keterlibatan dalam konflik yang berlarut-larut.

Menariknya, Trump juga menyebut bahwa Paus Leo XIV mungkin dapat menjadi mediator baru dalam negosiasi damai. Ia menyarankan agar Vatikan menjadi lokasi perundingan, berharap pendekatan berbasis keagamaan dapat mendorong kesepakatan perdamaian.

Tanpa keterlibatan Trump, Rusia dan Ukraina harus mencari alternatif lain dalam upaya mencapai perdamaian. Selain itu, keputusan ini juga dapat mempengaruhi hubungan Amerika Serikat dengan sekutu-sekutunya di Eropa, yang selama ini mendukung Ukraina menghadapi agresi Rusia.


Penulis: Laila Karima

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.   

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#trump #konflik #Ukraina - Rusia #Perjanjian