JP Radar Kediri - Israel menghadapi dampak besar setelah dilanda kebakaran hutan dan badai pasir dahsyat yang terjadi pada 30 April hingga 1 Mei 2025.
Bencana ini menyebabkan ribuan hektar hutan terbakar, kualitas udara memburuk, dan aktivitas masyarakat terganggu secara signifikan.
Kebakaran hutan yang terjadi di sekitar Yerusalem dan Tel Aviv telah menghanguskan lebih dari 5.000 hektar lahan, termasuk 3.000 hektar hutan lindung. Api yang menyebar dengan cepat memaksa ribuan warga mengungsi, sementara petugas pemadam kebakaran berjuang mengendalikan kobaran api.
Pemerintah Israel menetapkan status darurat nasional dan meminta bantuan dari berbagai negara, termasuk Italia, Kroasia, Spanyol, Prancis, Ukraina, dan Rumania, yang mengirimkan pesawat pemadam kebakaran. Selain itu, Mesir dan Siprus juga turut membantu dengan mengirimkan pesawat pengebom air.
Di tengah upaya pemadaman kebakaran, Israel juga mengalami badai pasir dahsyat yang melanda wilayah Beersheba dan Gurun Negev. Badai ini menyebabkan jarak pandang hampir nol, membuat masyarakat kesulitan beraktivitas. Langit berubah warna menjadi jingga dan abu-abu, menciptakan suasana mencekam di berbagai kota.
Kualitas udara di Yerusalem dan Tel Aviv mencapai level berbahaya, dengan konsentrasi partikel debu halus meningkat drastis. Pemerintah mengimbau warga untuk tetap berada di dalam rumah dan menghindari aktivitas luar ruangan guna mengurangi risiko kesehatan.
Akibat bencana ini, ribuan warga terpaksa meninggalkan rumah mereka, sementara pemerintah Israel mengerahkan 163 tim pemadam kebakaran dan 12 pesawat pemadam untuk mengendalikan api. Selain itu, tentara Israel juga dikerahkan untuk membantu evakuasi dan menjaga keamanan di daerah terdampak.
Pemerintah Israel juga memutuskan untuk menunda perayaan Hari Kemerdekaan yang seharusnya berlangsung pada 30 April hingga 1 Mei 2025, sebagai bentuk penghormatan terhadap korban bencana.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira