JP Radar Kediri - Amerika Serikat mengejutkan publik ketika Presiden Trump mengeluarkan kebijakan kenaikan tarif dagang pada banyak negara di dunia termasuk Cina. Cina dan Amerika alami perang dagang sengit semenjak Februari 2025 lalu Amerika memutuskan menaikkan tarif sebesar 10% untuk barang ekspor dari Cina ke Amerika.
Tak berhenti disitu, perang dagang makin sengit ketika tib-tiba Amerika menaikkan tarif berkali lipat hingga 145% pada 9 April 2025. Cina pun tidak mau diam, dan menetapkan tarif dan mencapai 125% untuk Amerika sebagai balasan (11/4).
Tak lama berselang, video TikTok mengenai luxury brand seperti Hermes dan Lululemon yang membuat produknya di pabrik Cina mendadak viral. Video-video tersebut telah diunggah jauh sebelum Trump memberikan press release terkait tarif dagang.
Salah satu akun tersebut adalah @lunasourcingchina yang membeberkan dana pembuatan produk barang mewah brand asal Amerika.
Video-video tersebut beberapa hilang dari peredaran selepas viral di TikTok.
Akun X dari @thecreativexx memberikan pernyataan bahwa barang mewah adalah mindset. Nyatanya, orang-orang bisa membeli produk marah brand Amerika dengan harga jauh lebih murah jika membeli di Cina secara langsung.
Hal ini dinilai sebagai salah satu strategi yang Cina luncuran untuk membalas tarif tidak masuk akal dari Amerika. Cina membuktikan bisa mencari jalan keluar dan pasar dagang luas, serta tidak harus ke pasar Amerika Serikat saja untukberdagang.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira