Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Pelarian karena Perceraian

adi nugroho • Senin, 23 Agustus 2021 | 17:09 WIB
pelarian-karena-perceraian
pelarian-karena-perceraian


NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Pendapatan Mbak Pur (bukan nama sebenarnya, Red) memang bisa mencapai belasan juta rupiah dalam sebulan. Namun, Mbak Pur ternyata tidak bahagia. Di dalam hatinya, dia sangat bersedih. Saat menemani tamu berkaraoke, minum minuman keras, hingga memberi servis plus-plus, Mbak Pur mengaku pura-pura bahagia di depan tamunya. Dia selalu tersenyum dan tertawa. “Sebenarnya, hati saya menangis,” ujar Mbak Pur.


Ibu satu anak ini mengatakan, dia sebenarnya tidak pernah bermimpi menjadi pemandu lagu di karaoke. Karena dia tidak memiliki bakat bernyanyi atau berjoget. Dia juga tak pernah tampil di lomba-lomba karaoke atau joget. Namun, karena bercerai dengan suaminya, dia harus terseret ke dunia malam. “Awalnya saya jadi pembantu. Kemudian, ditawari kerja di kafe ternyata jadi pemandu lagu di Nusa Tenggara Timur (NTT),” kenangnya.


Awalnya, perempuan yang sudah berumur 33 tahun ini juga canggung menjadi pemandu lagu. Karena sejak kecil hingga menikah, dia tidak pernah berkaraoke dengan orang lain dan minum minuman keras. Bahkan, untuk urusan servis plus-plus, Mbak Pur juga hanya memberikan pada suaminya. Namun, karena keadaan yang mengharuskannya mencari uang cepat untuk bertahan hidup dan menghidupi anaknya, Mbak Pur nekat menjadi pemandu lagu. “Dari pemandu lagu di NTT, saya pindah ke karaoke di Madiun. Kemudian, ke Nganjuk sejak dua tahun lalu,” terangnya. 


Mbak Pur berharap, dia bisa segera berhenti menjadi pemandu lagu. Karena dunia malam sangat keras dan berisiko. Selain itu, dia tidak ingin terlalu dalam terjerumus ke dalam lembah dosa. “Saya juga ingin tobat dan menjadi ibu rumah tangga seperti dulu,” ujarnya. 


Sayang, keinginannya berhenti menjadi pemandu lagu masih belum dilakukan hingga kemarin. Dia berharap, uang yang dikumpulkan bisa segera untuk membuka usaha. Sehingga, dia bisa mengurus anaknya. “Siapa tahu juga dapat jodoh yang baik dan mau menerima saya apa adanya,” harapnya.


Sementara itu, Mbak Pur Online (bukan nama sebenarnya, Red) nekat menggeluti dunia malam karena putus dari kekasihnya. Cewek berusia 19 tahun ini mengaku kecewa berat setelah pacarnya meninggalkan dia. Karena itu, dia berani memasang foto dirinya di aplikasi untuk menawarkan servis plus-plus. “Saya kerja ini untuk balas dendam,” ujarnya.


Editor : adi nugroho
#perceraian #kabar nganjuk #rumah tangga #radar nganjuk