JP Radar Kediri – Kepala Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Baharkam Polri, Irjen Pol. Mardiono, meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar Polres Kediri di Mapolsek Ngasem, Senin (13/7).
Dalam kunjungan tersebut, Mardiono didampingi Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol. Drs. Eko Santoso serta Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda kerja Kakorbinmas Baharkam Polri di Kabupaten Kediri.
Sebelum meninjau Gerakan Pangan Murah, Mardiono menuju Mapolres Kediri Kota, ia dijadwalkan memberikan pembinaan kepada para Bhabinkamtibmas jajaran Polres Kediri.
Dalam Gerakan Pangan Murah, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Komoditas yang disediakan meliputi beras sebanyak satu ton seharga Rp56 ribu per kemasan, telur sebanyak 200 kilogram seharga Rp17 ribu per kilogram, serta minyak goreng sebanyak 100 liter dengan harga Rp17 ribu per liter.
Selain pasar murah, Polres Kediri juga membuka layanan bakti kesehatan berupa pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol secara gratis. Masyarakat yang hadir juga disuguhi layanan kopi keliling gratis.
Mardiono mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di tengah masyarakat.
"Alhamdulillah pagi hari ini kami melakukan beberapa kegiatan. Pertama mendatangi Mapolres Kediri Kota. Kemudian kami melakukan pengecekan SPHP maupun Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan Polres Kediri. Setelah ini kami juga akan melaksanakan kegiatan pembinaan Bhabinkamtibmas di jajaran Polres Kediri," ujarnya.
Menurutnya, Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus memastikan distribusi pangan di daerah tetap berjalan lancar.
"Tujuan Gerakan Pangan Murah ini adalah melaksanakan arahan Bapak Presiden agar masyarakat bisa memanfaatkan pangan dengan harga terjangkau. Harapannya tidak terjadi kelangkaan terkait distribusi pangan yang ada di daerah," kata Mardiono.
Ia menambahkan, keterlibatan Polri dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus memastikan masyarakat tetap mudah mendapatkan bahan kebutuhan pokok. (c2)
Editor : Andhika Attar Anindita