KEDIRI, JP Radar – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Jaksa Agung Suprapto berujung duka di lingkup Pemkot Kediri. Sebab, salah satu korbannya adalah penjaga rumah dinas wali kota bernama Faizal Pratama, 29. Anggota satuan polisi pamong praja (satpol PP) ini menjadi korban tewas dalam kecelakaan yang terjadi Jumat (17/4) malam.
Satu lagi korban yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah Nehan Athar Hukama, 17. Warga Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto itu mengalami luka-luka yang serius. Saat ini masih menjalani perawatan intensif di intensive care unit (ICU) Rumah Sakit Bhayangkara Kediri.
“Korban mengalami luka nyeri gerak tangan kiri. Juga babras (lecet-lecet yang sangat parah, Red) jempol kaki kanan dan pelipis kanan, serta memar mata kanan.
Baca Juga: Kasus Laka Harapan Jaya Masuk Tahap Dua, Ini Pengakuan Sopir Bus Yang Bikin Tercengang!
Kini dia masih kritis di ICU (Intensive Care Unit, Red),” ungkap Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan.
Kejadian kecelakaan tersebut tergolong hebat. Sempat membuat gempar warga sekitar lokasi. Kejadian sekitar pukul 23.30 itu menimbulkan suara keras yang membuat warga terbangun.
Suara benturan keras itu muncul dari dua sepeda motor yang saling beradu banteng. “Tiba-tiba ada suara bruakkkk. Dari rumah saya dalam gang terdengar. Akhirnya saya keluar, ternyata ada kecelakaan,” ujar Tito, 45, warga sekitar lokasi kejadian.
Ketika keluar gang, Tito pun melihat darah korban berceceran. Begitupun kondisi kendaraan yang mengalami kerusakaan cukup parah. Yang membuat warga sekitar juga hanya melihat tanpa memberi pertolongan.
Baca Juga: Ini Hasil Uji KIR Bus Harapan Jaya Penyebab Laka Beruntun di Simpang Empat Muning Kediri
“Ya warga cuma bisa bantu lapor ke polisi. Kalau mau ditolong takut kenapa-kenapa,” imbuhnya.
Dia tak tahu pasti bagaimana kecelakaan itu terjadi. Hanya saja dilihat dari kondisi korban dan kendaraan kemungkinan karena berkendara dalam kecepatan yang tinggi.
“Dari arah berlawanan, kayaknya berkendara dalam kecepatan tinggi,” tandasnya.
Soal kronologi kecelakaan, pihak polisi menegaskan bahwa dua kendaraan datang dari arah berlawanan. Berawal dari kendaraan sepeda motor Honda Beat warna merah dengan nomor polisi (nopol) AG 5074 GL yang dikendarai oleh Faizal Pratama. Warga Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren berjalan dari arah selatan.
Baca Juga: Update Laka Beruntun Lirboyo Kediri, Sopir Bus Harapan Jaya Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara
Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) Faizal berusaha mendahului kendaraan mobil penumpang Toyota Corolla warna hitam dengan nopol AG 1688 CR. Kendaraan ini dikemudikan oleh Agung Kurniawan, 24, warga Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren.
Pada waktu yang sama, sepeda motor Honda Suzuki GSF warna silver nopol AG 6401 CY yang dikendarai oleh Nehan Athar Hukama melaju dari arah berlawanan.
“Diduga karena kurangnya kehati-hatian dan konsentrasi saat hendak mendahului kendaraan, membuatnya berpindah jalur hingga akhirnya terjadi tabrakan. Pengemudi sepeda motor Honda Suzuki GSF pun terpental mengenai kaca depan mobil Toyota Corolla,” bebernya. Akibat kecelakaan itu, kaca depan mobil Toyota Corolla hancur.
Baca Juga: Kisah Suyati si Pemilik Rumah yang Dihantam Bus Harapan Jaya saat Laka Beruntun di Muning Kediri
Akibat peristiwa kecelakaan lalu lintas ini, Faizal Pratama mengalami luka robek telapak kaki kanan, luka pelipis kanan, nyeri gerak kaki kanan, dan nyeri dada. Yang membuatnya harus menghembuskan nafas terakhir kalinya karena sudah tidak bisa tertolong. Sementara pengemudi mobil dalam kondisi selamat.
Editor : Andhika Attar Anindita