Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polres Kediri Buka Penitipan Kendaraan yang Ditinggal Mudik, Terjunkan Ratusan Personel untuk Pengamanan Idul Fitri

Muhamad Asad Muhamiyus Sidqi • Jumat, 13 Maret 2026 | 19:53 WIB

 

PENYAKIT MASYRAKAT: Bupati Hanindhito Himawan Pramana (2 dari kanan) dan Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji (tengah) menyaksikan pemusnahan minuman keras dalam apel gelar pasukan (Foto: Asad M.S)
PENYAKIT MASYRAKAT: Bupati Hanindhito Himawan Pramana (2 dari kanan) dan Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji (tengah) menyaksikan pemusnahan minuman keras dalam apel gelar pasukan (Foto: Asad M.S)
 

KEDIRI, JP Radar Kediri–Jelang perayaan Idul Fitri pada pekan depan, Polres Kediri dan Pemkab Kediri mematangkan persiapan pengamanan dan logistik.

Selama libur lebaran, Polres Kediri membuka layanan penitipan kendaraan yang ditinggal mudik untuk memastikan keamanannya.

Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji mengatakan, keamanan rumah warga yang kosong ditinggal mudik jadi perhatian anggotanya.

“Masyarakat (yang mudik dan rumah kosong) bisa memanfaatkan layanan penitipan kendaraan. Baik di polsek maupun polres,” kata perwira yang akrab disapa Bram itu.

Untuk memastikan perayaan Idul Fitri berjalan aman, Bram menyebut pihaknya menerjunkan total 365 personel.

Mereka akan bersiaga mulai Jumat (13/3) kemarin hingga Rabu (25/3) nanti. 

Jika digabung dengan unsur pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat, total ada 536 personel yang siap mengamankan arus mudik dan balik lebaran.

Mereka disiagakan di 19 polsek wilayah timur Sungai Brantas.

Selain keamanan rumah warga, perhatian Polres Kediri menurut Bram adalah memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Yakni, dengan mencegah kemacetan di beberapa simpul yang rawan. Di antaranya di simpang Mengkreng dan simpang Plemahan.

“Kalau ada kemacetan atau pengaduan lainnya bisa menghubungi nomor 110 untuk respons cepat kepolisian,” tandasnya.

Sementara itu, Kamis (12/3) sore Polres Kediri menggelar apel gelar pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana dan perwakilan pejabat forkopimda juga menghadiri acara di mako Polres Kediri tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang akrab disapa Dhito itu memastikan harga bahan pokok dan bahan penting (bapokting) di Kabupaten Kediri relatif stabil.

Komoditas utama seperti beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai, minyak goreng.

Kemudian, daging sapi, daging ayam, telur ayam, gula pasir hingga kedelai masih terkendali.

Meski ada kenaikan harga cabai merah, namun kenaikannya dinilai tidak signifikan.

“Kalau saya memantau bahan pokok dan barang penting sampai hari ini tidak ada komoditas yang inflasinya signifikan. Memang ada kenaikan cabai merah, tapi tidak krusial. Semoga sampai Hari Raya nanti tetap stabil,” harapnya.

Selain stabilitas harga, rakor juga membahas kesiapan pengamanan selama masa mudik dan libur lebaran.

Dhito meminta masyarakat yang akan mudik atau berkunjung ke Kabupaten Kediri memanfaatkan layanan call center kepolisian untuk bantuan darurat.

Layanan tersebut nantinya akan terintegrasi dengan pemerintah daerah.

“Kalau ada sesuatu yang dirasa perlu penanganan cepat, masyarakat bisa menghubungi 110. Layanan itu nanti juga terintegrasi dengan pemerintah kabupaten,” jelasnya sembari menyebut pemkab juga mengantisipasi lonjakan pengunjung di sejumlah objek wisata.

Editor : Andhika Attar Anindita
#penitipan kendaraan #libur lebaran #polres kediri #lebaran