JP Radar Kediri – Menjelang Idul Fitri, kewaspadaan terhadap potensi kriminalitas dan gangguan ketertiban umum terus ditingkatkan.
Jajaran Polsek Plosoklaten memanfaatkan momentum Safari Ramadan untuk memberikan imbauan kamtibmas langsung kepada masyarakat di Mushola Sabillu Taqwa, Desa Kayunan, Kecamatan Plosoklaten, pada Kamis sore (5/3).
Acara yang dimulai pukul 17.00 ini dihadiri oleh jajaran Forkopimca Plosoklaten, Kepala Desa Kayunan, tokoh agama, serta perangkat dan warga desa setempat.
Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi sekaligus memastikan kondusifitas wilayah Plosoklaten selama bulan suci.
Kapolsek Plosoklaten AKP Dwi Widodo menghimbau agar warga lebih berhati-hati. Menurutnya, tren kriminalitas biasanya cenderung meningkat mendekati lebaran.
Ia secara khusus menyoroti beberapa fenomena yang sering meresahkan masyarakat saat Ramadan.
"Kami meminta warga menghindari kegiatan balap liar, penggunaan sound system besar (horeg) saat sahur, hingga bermain petasan. Belajar dari insiden tragis di Situbondo dan Ponorogo, kita tidak ingin hal serupa terjadi di sini," tegas AKP Dwi Widodo di hadapan warga.
Selain masalah ketertiban jalanan, Kapolsek juga mengingatkan kepada para orang tua untuk menjaga anak-anak mereka dari bahaya peredaran narkoba serta potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap meningkat di jam-jam rawan.
Untuk mempermudah koordinasi, AKP Dwi mensosialisasikan kembali layanan Call Center Polri 110.
Layanan ini aktif 24 jam dan bebas pulsa bagi siapa saja yang ingin melaporkan tindak kejahatan, kecelakaan, hingga bencana alam. "Jangan ragu untuk melapor," pungkasnya.
Kegiatan Safari Ramadan tersebut berakhir dengan lancar dan kondusif, warga dengan tertib mendengarkan apa yang disampaikan.
Editor : Andhika Attar Anindita