KEDIRI, JP Radar Kediri–Satreskrim Polres Kediri Kota mengungkap motif pelaku begal payudara di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri Selasa (10/2). Polisi menyebut MSS, 39, warga Semen itu kecanduan menonton film porno.
“Kalau untuk motifnya dia (pelaku begal payudara, Red) terbiasa melihat film porno. Kemudian dia mencoba-coba,” ujar Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Achmad Elyasarif Martadinata.
Lebih lanjut dia menjelaskan, terduga pelaku ini berdasarkan hasil pemeriksaan juga mempunyai sakit hati. Itu karena menikah dua kali kemudian dikhianati oleh pasangannya.
Ya, dua alasan tersebut yang melatarbelakangi pelaku nekat beraksi di sekitar wilayah sekolah. Baik yang ada di Kota maupun Kabupaten Kediri. Dengan korban mayoritas masih berada pada kisaran usia pelajar.
Baca Juga: Korban Begal Payudara Kediri Ada 20 Orang, Ini Mayoritas Korbannya
“Untuk keseluruhan (korban, Red) mayoritas anak kecil semua,” ucap lelaki asal Tangerang Selatan itu.
Pelaku melancarkan aksinya saat kondisi sekitar sepi. Baik di waktu yang jarang aktivitas masyarakat maupun di lingkungan persawahan.
Bahkan, pelaku ini juga merupakan residivis pada kasus pencurian dengan pemberatan (curat) pada 2016. Dengan vonis hukuman penjara yang dijalani pelaku selama 4 bulan.
“Residivis kasus curat pada tahun 2016 dan sudah divonis serta menjalani hukuman selama 4 bulan,” ungkap pria yang akrab disapa Syarif tersebut.
Baca Juga: Pelaku Begal Payudara Kediri Beraksi di Tempat Sepi, Ini Kondisi Korban Terbaru
Peristiwa tersebut menjadi atensi khusus pihak kepolisian. Sebab rasa trauma yang diderita oleh korban akan membekas hingga dewasa. Sedangkan pelaku apabila tidak diberi efek jera akan tetap berkeliaran dimana-mana.
Oleh karena itu, polisi mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada. Baik kepada pelajar maupun perempuan yang berkendara sendirian.
Tak hanya itu, pihaknya juga meminta masyarakat untuk berani melapor apabila mengalami atau mengetahui kejadian serupa.
“Itu agar kami bisa segera menindaklanjuti. Serta menjaga wilayah Kota Kediri tetap aman dan kondusif,” papar lelaki yang hobi bermain padel itu.
Baca Juga: Waspada! Pelaku Begal Payudara di Kota Kediri Masih Berkeliaran, Polisi Buru Pelaku
Untuk diketahui, kasus begal payudara maupun mempertontonkan alat kelamin ini seringkali membuat korban trauma psikologis. Mulai dari tidak berani kemana-mana sendirian hingga terbawa ke dalam mimpi.
“Hingga saat ini masih ada trauma. Kami akan lakukan pendampingan hingga korban dalam kondisi berangsur membaik,” ujar Kepala Unit PPA DP3AP2KB Kota Kediri Suwarsi.
Seperti yang diberitakan, pada Selasa (10/2) lalu ada lima siswa SD di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri yang menjadi korban kekerasan seksual usai pulang sekolah. Pelaku menunjukkan alat kelaminnya hingga memegang payudara salah satu anak.
Peristiwa yang terjadi siang hari itu menggunakan modus bertanya. Ya, dia dari kejauhan menggunakan sepeda motor mendekati korban kemudian menanyakan sesuatu.
Mulai dari alamat rumah hingga jam kepulangan siswa. Barulah ketika korban lengah pelaku memanfaatkan momen tersebut untuk melancarkan aksinya. Setelah berhasil, dia langsung tancap gas meninggalkan korban.
Editor : Andhika Attar Anindita