KEDIRI, JP Radar Kediri- Pengendara yang akan melintas di Jalan Suparjan Mangunwijaya wajib berhati-hati. Pasalnya, di sana akan dilakukan pemasangan erection girder proyek Jembatan Tol Kediri–Bandara Dhoho.
Hal ini membuat pihak Satlantas Polres Kediri Kota harus memberlakukan penutupan jalan secara total. Sebab apabila hanya diberlakukan sistem buka-tutup arus lalu lintas akan membahayakan pengendara.
“Tutup total dikarenakan ada pengerjaan pemasangan balok jembatan. Balok jembatan tersebut memerlukan safety tingkat tinggi karena jaraknya cukup panjang yaitu 40,8 meter,” ujar Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan melalui Kanit Turjagwali Ipda Arifin Priyo Ananto.
Baca Juga: Buka-Tutup Jalan JA Suprapto Kota Kediri Imbas Proyek Tol, Pengendara Harus Cari Jalan Alternatif
Penutupan jalan secara total ini akan berlangsung pada 22 sampai dengan 26 Januari 2025. Pemberlakukan sistem tutup total tersebut untuk menjaga kelancaran pekerjaan proyek. Sekaligus menjaga keamanan pengendara.
“Pengerjaan bisa lebih cepat. Diusahakan di hari Minggu sudah selesai dan bisa dilintasi kembali,” tegasnya.
Tentunya dengan penutupan jalan ini ada rekayasa arus lalu lintas yang akan diberlakukan. Pertama, untuk jalur kendaraan bus yang biasanya melintasi jalan tersebut akan dialihkan ke timur. Yaitu melintasi Jalan Diponegoro atau Jalan Mayor Bismo.
Baca Juga: Buka-Tutup Jalan Kawi Kota Kediri Imbas Pemasangan Balok Girder, Pengendara Diminta Hati-Hati
Selanjutnya, kendaraan muatan berat dari arah Surabaya dialihkan melalui simpang empat Semampir. Kemudian kendaraan dari arah Tulungagung dialihkan melalui simpang empat Alun-Alun. Sedangkan yang dari arah Mojo diarahkan melalui simpang empat Sukorame.
“Pengalihan jalur ini diprioritaskan untuk kendaraan bus dan truk. Setiap simpang empat tersebut akan dipasang rambu-rambu agar pengendara bisa menggunakan jalan alternatif lainnya. Seperti Jalan Veteran, Jalan Kawi, atau jalur lain yang telah tersedia,” bebernya.
Dia pun menegaskan bahwa bus dari arah Tulungagung dan Trenggalek tetap wajib masuk ke terminal. Nantinya dari terminal akan kembali ke arah timur dan menuju jalan PB Sudirman.
Baca Juga: Imbas Kena Proyek Jalan Tol, Kantor PMI Kota Kediri Terpaksa Bakal Bergeser
Ditanya terkait personel yang disiagakan, lelaki domisil Kota Kediri itu mengaku ada 4 orang. Itu diletakkan di Jalan Suparjan Mangunwijaya yang memang ditutup secara total. Dua personel akan diletakkan di simpang empat Sukorame. Kemudian dua lainnya akan ditugaskan di simpang empat gang 3 Kecamatan Mojoroto.
“Di samping anggota kami juga ada dari pihak kontraktor. Adanya personel kami itu untuk membackup kalau ada warga yang tetap bandel melintas,” tutur perwira dengan satu balok emas di pundak itu.
Terakhir, Arifin pun menyebut jika penutupan jalan secara total ini akan dikecualikan pada Senin (26/1) mendatang. Itu mengingat aktivitas masyarakat yang cukup padat.
“Dari Satlantas memastikan bahwa hari Senin (26/1) jalan bisa tidak bisa harus dibuka. Karena aktivitas masyarakat ramai,” pungkasnya.
Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel
Editor : rekian