Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Puluhan Nyawa Melayang di Jalan Raya, Ini Data Lengkap Satlantas Polres Kediri Kota

Hilda Nurmala Risani • Minggu, 4 Januari 2026 | 16:54 WIB
Ilustrasi kecelakaan di Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo
Ilustrasi kecelakaan di Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo

KEDIRI, JP Radar Kediri- Angka kecelakaan di wilayah hukum Polres Kediri Kota masih terbilang tinggi.

Itu dibuktikan dengan adanya 443 kasus kecelakaan. Bahkan, tercatat ada puluhan pengendara yang kehilangan nyawa di jalan.

Pernyataan tersebut dibenarkan oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim melalui Kasatlantas AKP Tutud Yudho Prastyawan.

“Dari 443 kejadian tersebut korban meninggal dunia sejumlah 70 orang,” ujar lelaki yang akrab disapa Yudho itu.

Untuk diketahui, kecelakaan lalu lintas ini seringkali terjadi karena faktor kelalaian manusia. Seringkali masyarakat kurang mengindahkan aturan rambu-rambu lalu lintas.

Tak hanya itu, kecelakaan ini juga bisa disebabkan oleh faktor eksternal. Yaitu hujan, jalan berlubang hingga minimnya penerangan di sejumlah titik tertentu di ruas jalan.

Menurutnya, meski banyak nyawa yang melayang sia-sia di jalan, angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2024 lalu, tercatat ada 78 orang yang meninggal dunia akibat kecelakaan.

“Kami bisa menekan 10 persen angka laka lantas (kecelakaan lalu lintas, Red) hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” ucap Tutud.

Selain berhasil menurunkan angka laka lantas hingga meninggal dunia, pihaknya juga berhasil menurunkan angka korban yang mengalami luka berat.

Dari 3 orang menjadi 1 orang. Ini menunjukkan angka penurunan sejumlah 66 persen. Namun demikian tidak dapat dipungkiri bahwa angka kejadian justru meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Dari 330 menjadi 443 kasus. Dengan peningkatan sejumlah 34 persen.

“Korban luka ringan turut meningkat dari 452 menjadi 605 orang. Meningkat sebesar 33 persen,” terangny sembari menyebut jika angka fatalitas menurun meski jumlah kejadian kecelakaan meningkat.

Ditanya terkait usia, mayoritas adalah usia remaja ke dewasa. Dengan rentang usia 17 sampai 25 tahun.

Mengingat banyaknya usia remaja, Satlantas pun berupaya untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas. Salah satunya dengan sosialisasi ke sekolah-sekolah terkait etika keselamatan berlalu lintas.

Tak hanya itu, sosialisasi juga sering digaungkan melalui sosial media instagram Satlantas Polres Kediri Kota.

Spanduk dan banner juga di pasang di daerah rawan terjadi laka lantas. “Kami juga bekerja sama dengan unit Turjagwali untuk melakukan patroli rutin,” pungkasnya. (la/tar)

Editor : Andhika Attar Anindita
#kediri #jalan raya #lalu lintas #kecelakaan