Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Polres Kediri Kota Memperkirakan Malam Tahun Baru Puncak Kepadatan, Ini Faktor Penyebabnya

Hilda Nurmala Risani • Rabu, 31 Desember 2025 | 06:33 WIB
KBO Satlantas Polres Kediri Kota Iptu Murnianto memantau arus lalu lintas di Pos Pelayanan Terpadu Alun-Alun Kota Kediri.
KBO Satlantas Polres Kediri Kota Iptu Murnianto memantau arus lalu lintas di Pos Pelayanan Terpadu Alun-Alun Kota Kediri.

KEDIRI, JP Radar KediriPuncak kepadatan arus lalu lintas di masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan berlangsung dua hari. Yaitu ketika malam tahun baru hingga saat hari pertama 2026.

“Prediksinya seperti tahun lalu, puncaknya di malam tahun baru dan (saat) tahun barunya,” terang Kepala Urusan Pembinaan Operasi (KBO) Satlantas Polres Kediri Kota Iptu Murnianto, ketika ditemui di Pos Pelayanan (Posyan) Alun-Alun Kota Kediri  kemarin (28/12).

Menurut perwira yang biasa disapa Murni tersebut, di wilayah Kota Kediri ada beberapa titik yang menjadi perhatian khusus. Titik-titik tersebut diperkirakan akan mengalami kepadatan arus lalu lintas yang luar biasa.

Baca Juga: Catat! Ini Titik Rawan Kemacetan di Kota Kediri saat Libur Panjang Nataru

Di antaranya adalah Simpang Tiga Jetis, Simpang Empat Alun-Alun Kota Kediri, dan Jalan Panglima Sudirman.

Tiga titik tersebut menjadi satu rangkaian jalur. Yang merupakan jalur nasional dan menghubungkan antara kota-kota di utara, Jombang, Mojokerto, hingga Surabaya, dan di wilayah Selatan, Tulungagung dan Trenggalek.

“Simpang Empat Alun-Alun Kota Kediri ini menjadi salah satu titik rawan peningkatan volume kendaraan. Karena pertemuan pengendara dari berbagai arah. Baik dari Tulungagung, Blitar, Nganjuk, dan lainnya,” jelasnya.

Baca Juga: Hari Ini Operasi Lilin Semeru Dimulai, Enam Pos Pengamanan Disiapkan di Kediri

Satlantas, menurut Murni, telah menyiapkan langkah antisipasi. Selain menambah personel juga rekayasa lalu lintas. Dua sampai tiga polisi akan berjaga di titik rawan kemacetan.

Sedangkan untuk rekayasa lalu lintas adalah memecah kepadatan lalu lintas. Misalnya, pengendara dari arah selatan ketika di Simpang Tiga Jetis diarahkan belok kanan menuju Jalan Perintis Kemerdekaan.

Kemudian, yang sudah ada di bagian selatan Simpang Empat Alun-Alun diarahkan ke barat, berbelok menuju Jembatan Bandarngalim. Hal ini agar kepadatan di Jalan Panglima Sudirman bisa dicegah.

“Kami juga terus menyesuaikan kondisi di lapangan. Agar tidak jadipenumpukan di satu titik,” terang perwira dengan dua balok emas di pundak itu.  

Baca Juga: Terjunkan Ratusan Personel dalam Operasi Lilin Semeru di Kota Kediri, Ini Lokasinya

Terkait titik rawan kepadatan lainnya, pihak kepolisian juga selaluberkoordinasi dengan dinas perhubungan (dishub). Mereka akan berkoordinasiuntuk memaksimalkan pengaturan melalui Area Traffic Control System (ATCS).

Masih menurut Murni, petugas juga bisa melakukan monitoring secara realtime.Yaitu melalui layar monitor pos pelayanan yang ada di depan Masjid AgungKota Kediri. Tak hanya mengurai, petugas juga akan mengatur durasi traffic light guna mengurangi volume kendaraan.

Sejauh ini memang belum nampak. Namun demikian personel akan berjagauntuk melakukan pengaturan maupun penyebrangan,” tandasnya.

Informasi yang dihimpun wartawan Jawa Pos Radar Kediri, ada sekitar 260 lebih personel dari kepolisian. Ditambah dengan personel dari Dishub, SatpolPP maupun dinas kesehatan.

Baca Juga: Polres Kediri bersama Wali Kota Vinanda dan Forkopimda Gelar Operasi Lilin Semeru 2025

Tak hanya itu, petugas juga menyediakan 6 pos pengamanan yang terletak di Pos Gereja Setia Bakti, Pos Jalan Ahmad Yani, Pos Jalan Veteran, PosPuhsarang, Pos Gringging, dan Pos Jalan Dhoho.

Sedangkan satu pos pelayanan terpadu yang ada di Alun-Alun Kota Kediri. Di sini, tak hanya pihak kepolisian yang berjaga, namun juga ada petugaskesehatan yang siap sedia memberikan pelayanan kesehatan bagi pengendarayang membutuhkan.

“Di sini (Pos Pelayanan Alun-Alun Kota Kediri, Red) kami juga melakukanpemantauan arus lalu lintas secara realtime di layar monitor. Sekiranya terjadikepadatan kami akan berkoordinasi dengan pos terdekat untuk mengurai,” pungkasnya.

Editor : rekian
#kediri #lalu lintas #alun alun kota kediri #nataru 2025 #polres kediri kota