KEDIRI, JP Radar Kediri– Selama triwulan ketiga, angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di wilayah Polres Kediri Kota menunjukkan angka peningkatan.
Pada kurun waktu tiga bulan terakhir, tercatat 100 kejadian. Angka tersebut naik dibandingkan triwulan kedua tahun 2025.
“Berdasarkan data selama tiga bulan terakhir ini memang lebih banyak dari triwulan sebelumnya,” jelas Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman.
Dia mengatakan, peningkatan angka kejadian ini menjadi bukti bahwa kesadaran masyarakat dalam berkendara masih perlu ditingkatkan.
Kecelakaan terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat dalam berkendara. Seringkali mereka lalai dalam mengendarai kendaraan baik roda dua maupun roda empat.
Menurutnya, selain kelalaian. Terjadinya kecelakaan ini juga bisa disebabkan oleh faktor eksternal.
Seperti hujan, jalan berlubang hingga minimnya penerangan di sejumlah titik tertentu di ruas jalan.
“Kalau untuk saat ini sepertinya cuaca sudah lebih baik. Sehingga bisa meminimalkan kecelakaan karena jalan licin,” imbuhnya.
Sebanyak 100 kecelakaan selama triwulan kedua tahun ini melibatkan 166 orang. 21 diantaranya meninggal dunia.
Sisanya 145 orang luka ringan. Dengan total kerugian material sebesar Rp 112.250.000 juta.
Adapun korban, mayoritas adalah usia remaja ke dewasa. “Usia sekitar 17 sampai 25 tahun. Masih didominasi oleh remaja,” ungkap Andi ketika dikonfirmasi usia yang paling sering terlibat dalam kecelakaan.
Sedangkan triwulan kedua, sebanyak 70 laka lantas melibatkan 108 orang. Lebih sedikit dari triwulan ketiga, sebelas diantaranya meninggal dunia. Sisanya, 97 orang luka ringan. Dan total kerugian mencapai Rp 66,2 juta.
Untuk diketahui, korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas dari triwulan kedua dan ketiga juga mengalami peningkatan. Dari 11 orang meninggal dunia, kini naik menjadi 21 orang.
Lebih lanjut dia menjelaskan, jika pihaknya saat ini sedang berupaya untuk terus menurunkan angka kejadian akibat laka lantas.
Itu dilakukan melalui kerja sama dengan unit keamanan keselamatan berlalu lintas (Kamsel).
Dengan memberikan edukasi tentang aturan lalu lintas dan keselamatan dalam berkendara. “Mendatangi sekolah-sekolah untuk memberikan sosialisasi dan himbauan,” tandasnya.
Tak hanya itu, sosialisasi juga sering digaungkan melalui sosial media instagram Satlantas Polres Kediri Kota.
Spanduk dan banner juga di pasang di daerah rawan terjadi laka lantas. “Kami juga bekerja sama dengan unit Turjagwali untuk melakukan patroli rutin,” pungkasnya.
Untuk diketahui, meskipun demikian Satlantas Polres Kediri Kota telah berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas pada periode berbeda di triwulan yang sama.
Pada triwulan I tahun 2025 tercatat ada 58 kejadian. Jumlah tersebut menurun dibandingkan triwulan I bulan 2024 sebanyak 93 kejadian.
Penurunan angka laka lantas sebesar 37,63 persen ini menjadi bukti bahwa masih banyak nyawa yang berhasil diselamatkan.
Editor : Andhika Attar Anindita