Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Warga Kota Kediri Waswas Pulang Malam, Imbas Kasus Pembacokan

Hilda Nurmala Risani • Minggu, 28 September 2025 | 09:17 WIB

PESAKITAN: Polisi menggelandang salah seorang pemuda terduga kasus pembacokan yang menghebohkan Kediri pada Minggu (21/9) lalu.
PESAKITAN: Polisi menggelandang salah seorang pemuda terduga kasus pembacokan yang menghebohkan Kediri pada Minggu (21/9) lalu.
KEDIRI, JP Radar Kediri- Kasus pengeroyokan berujung pembacokan di Kota Kediri pada Minggu (21/9) lalu membuat warga Kediri merasa waswas. Peristiwa berdarah itu membuat warga menjadi takut keluar rumah.  

Seperti yang diungkapkan Dio, 25, warga Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Dia merasa khawatir ketika harus pulang malam. “Pasca kejadian pembacokan saya jadi takut kalau pulang kerja malam,” akunya kepada wartawan Jawa Pos Radar Kediri.

Dia era yang serba canggih seperti ini masih ada tindakan kriminal yang dilakukan secara asal kepada orang yang tidak dikenal. Apalagi pelaku membawa senjata tajam (sajam), sedangkan korban tak tahu menahu jika akan menjadi target kejahatan.

“Harapannya kepolisian tak segan menindak tegas pelaku yang menyebabkan keresahan masyarakat. Agar hal serupa tidak terulang kembali,” harapnya. 

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim Polres mengaku akan melakukan patroli besar saat dini hari khususnya saat weekend.

“Iya dong. Pasti (akan patroli, Red),” ujarnya.

Lelaki yang akrab disapa Anggi itu menyebut, patroli dilakukan secara gabungan. Jika biasanya patroli dilakukan Satlantas dan Samapta. Kini semua satuan juga turut dilibatkan dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Patroli akan menyisir setiap jalan yang ada di Kota Kediri. Termasuk wilayah Kabupaten Kediri yang menjadi tanggung jawab Polres Kediri Kota.

Jika saat patroli ditemukan gerombolan pemuda yang tidak memiliki kepentingan. Maka petugas kepolisian akan memintanya untuk pulang. Itu agar tidak ada tindakan kriminal yang terjadi.

Jika diperlukan upaya mitigasi berupa patroli skala besar akan dilakukan setiap malam. Itu untuk mencegah adanya potensi-potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang sering terjadi di malam hari. Seperti aksi pengeroyokan, balap liar dan gangguan lainnya.

Seperti diberitakan, Polres Kediri Kota telah mengamankan lima tersangka pengeroyokan berujung pembacokan di Kelurahan Mrican, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri pada Minggu (21/9) pukul 03.00 dini hari.

Pelaku yang sebagian besar berstatus pelajar itu dijerat Pasal 170 ayat 1 dan pasal 170 ayat 2 ke (1) yang menyebabkan luka.

Untuk mendapatkan berita- berita terkini  Jawa Pos  Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.

Editor : rekian
#waswas #mojoroto #pembacokan #kelurahan mrican #polres kediri kota #kota kediri