KOTA, JP Radar Kediri - Dari hasil pemeriksaan polisi pada closed circuit television (CCTV) di Hotel Adisuryo, di Jl Mayor Bismo, Kecamatan Mojoroto. Ternyata Rochmad Tri Hartanto alias Anto atau Antok, 32, sempat memanggil Ul, adik iparnya asal Tulungagung untuk mendatangi hotel yang jadi tempat eksekusi Antok membunuh Uswatun Khasanah, 30.
Hal itu disampaikan oleh sumber Jawa Pos Radar Kediri di Polda Jatim yang enggan namanya disebutkan. Setelah selesai memasukkan potongan tubuh Uswatun ke dalam koper, Antok lantas menghubungi Ul, adik iparnya asal Tulungagung.
Ul yang terekam kamera CCTV berada di teras kamar nomor 301 itu sempat menanyakan isi koper saat melihat Antok terlihat kesulitan mengangkatnya. “Apa kuwi kok abot eram (apa itu, kok kelihatannya berat, Red)?” kata sumber koran ini menirukan pertanyaan Ul pada Antok Senin (20/1) pagi lalu.
Menjawab pertanyaan Ul pagi itu, Antok mengaku jika koper warna merah yang diangkat dari luar kamar itu adalah baju biasa. Agaknya Ul tidak tahu jika koper berwarna merah yang merupakan milik Uswatun itu berisi jasad pemiliknya.
“Senin pagi itu mayat di dalam koper langsung dibawa ke Tulungagung. Tidak langsung dibuang. Jadi sempat berada di rumah Antok semalam. Tapi koper tetap di dalam mobil (Suzuki Ertiga, Red),” lanjut sumber di Polda Jatim yang enggan disebutkan namanya itu.
Editor : Anwar Bahar Basalamah