Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Uang Jaminan Tak Kunjung Dikembalikan, Korban Penipuan Makan Bergizi Gratis di Kediri Akhirnya Lapor Polisi

Novanda Nirwana • Minggu, 12 Januari 2025 | 15:22 WIB

 

TEMPUH JALUR HUKUM: Sejumlah korban penipuan Makan Bergizi Gratis di Kediri.
TEMPUH JALUR HUKUM: Sejumlah korban penipuan Makan Bergizi Gratis di Kediri.

KEDIRI, JP Radar Kediri - Kasus dugaan penipuan terkait program makan bergizi gratis (MBG) masih berlanjut. Salah seorang korbannya, Herlina, melapor ke polisi. Langkah ini dia ambil karena uang jaminan yang dia serahkan hingga kemarin belum dikembalikan.

Pemilik katering di Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri tersebut datang ke Polres Kediri Kota kemarin siang, sekitar pukul 14/30. Herlina datang bersama dengan suami dan anaknya. Membawa beberapa berkas sebagai alat bukti, berupa kuitansi pemberian uang jaminan.

“Laporannya sudah diterima (petugas),” kata Herlina di kantor polisi.

Dalam kasus ini, Herlina mengaku merugi hingga Rp 2 juta. Yaitu senilai uang yang dia berikan sebagai jaminan terkait keikutsertaannya sebagai katering dalam MBG. Meskipun ada janji akan dikembalikan oleh terlapor, hingga kemarin hal itu belum terbukti.

Lebih lanjut, Herlina mengungkapkan, hari ini (12/1) ia akan kembali datang ke Polres Kediri Kota bersama dengan teman lainnya. "Besok harus laporan lagi dan membawa teman yang lain," terangnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP M Fathur Rozikin saat dikonfirmasi mengungkapkan, saat ini ia sedang berada di luar kota. Sehingga ia akan berkoordinasi dengan anggotanya.
"Kami akan mengecek laporannya," akunya.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya ada 70 pelaku usaha katering yang merasa tertipu dengan program MBG fiktif. Mereka diminta membayar uang jaminan kepada oknum yang mengatasnamakan Pokmas Manunggal Cipto Roso. Nilai yang dibayarkan bervariasi. Tergantung jumlah paket makanan yang disanggupi untuk disiapkan.

Untuk pemilik katering yang bersedia menyiapkan seribu paket makanan diminta membayar Rp 1 juta. Adapun yang bisa tiga ribu paket membayar Rp 3 juta. Total uang yang terkumpul dari puluhan calon mitra itu sedikitnya mencapai Rp 72 juta.

Uang kemudian disetor ke rekening Margaretha yang menjabat sekretaris Pokmas Manunggal Cipto Roso. Para calon mitra belakangan waswas setelah mendapati fakta kantor yang tertera di alamat pokmas di Desa Gogorante, Ngasem. Karenanya, para calon mitra menuntut agar uang jaminan bisa dikembalikan.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kediri #penipuan #makan bergizi #Makan Bergizi Gratis #kriminal