Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tersangka Pembunuhan Perempuan Diracun di Kamar Kos di Kota Kediri Peragakan 52 Adegan

Emilia Susanti • Jumat, 5 April 2024 | 16:27 WIB
REKONSTRUKSI: Tersangka memperagakan adegan pembunuhan di sebuah rumah kos Pesantren.
REKONSTRUKSI: Tersangka memperagakan adegan pembunuhan di sebuah rumah kos Pesantren.

 

KEDIRI, JP Radar Kediri- Polisi akhirnya menggelar rekonstruksi pembunuhan Yol, 15, oleh Fikri Angari, 19, sang mantan pacar kemarin. Pelaksanaan reka adegan itu dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP). Tepatnya di sebuah kos di Lingkungan Cowekan Kelurahan/Kecamatan Pesantren.

“Rekonstruksi dilakukan mulai dari tersangka datang ke tempat kos-kosan,” terang Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Nova Indra Pratama melalui Kanit Pidana Umum (Pidum) Ipda Iwan Sulaiman.

Pantauan koran ini, ada puluhan adegan dalam rekonstruksi kemarin. Dimulai sekitar pukul 10.30 WIB, adegan pertama dimulai saat tersangka datang dengan mengendarai motor. Yakni, Honda Beat berwarna merah dengan satu spion di sebelah kanan.

Kemudian, pada adegan keempat adalah ketika tersangka salah masuk kamar. Yakni ke kamar Desi, saksi dalam kasus pembunuhan ini. Mengetahui salah kamar, tersangka kembali ke motornya lalu menuju kamar Yol. Saat itu, tersangka mengendarai motornya dengan meneriaki nama korban.

Selanjutnya, tersangka pun menemukan kamar Yol. Saat datang, tersangka tidak membawa tangan kosong. Melainkan membawakan makanan sesuai permintaah Yol kepada tersangka.

Ketika itu, di dalam kamar Yol sudah ada botol ukuran 1,5 liter yang berisi miras. Namun botol itu tidak terisi penuh. Sementara itu, setelah tersangka masuk ke dalam kamar, dia meminta Yol untuk memberi snack.

Saat korban itu pergi menggunakan motor, di situlah tersangka melancarkan aksinya. Racun potas itu sebelumnya sudah disimpan di dalam sebuah kresek hitam yang ditaruh pada kantong jaketnya. Saat Yol tidak ada, dia menghancurkan potas itu dengan cara meremasnya dengan tangan. Setelahnya, dia memasukkan racun ke dalam botol yang berisi miras tersebut. Hal ini tergambar dalam adegan ke 20.

“Total adegan ada 52. Itu sampai tersangka meninggalkan kos korban,” tandas Iwan. 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

 

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#radarkediri #pembunuhan #rekontruksi #jawapos