KEDIRI, JP Radar Kediri - Malang nian nasib Devi Setya, 32, pemilik warung nasi goreng di Kelurahan/Kecamatan Pare. Dia ditipu oleh pemesan fiktif secara online di warungnya pada Sabtu malam (16/9). Ironisnya, penipuan tersebut ngaku-ngaku sebagai anggota Polsek Pare. Pelaku berdalih bernama Aiptu Steven.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Devi tiba-tiba dihubunghi oleh orang dengan nomor telepon tidak dikenal. Nomor kontak tersebut menggunakan foto profil seorang polisi. “Kebetulan yang angkat suami saya, di loudspeaker, saya dengarkan,” ujarnya.
Saat itu, pelaku menanyakan daftar menu beserta harganya. Lantas dia memesan 15 porsi nasi goreng. Namun, hanya tersisa 5 porsi. Pelaku tetap mengiyakannya. Devi sebenarnya sudah merasa curiga. Pasalnya, orang itu baru pertama kali order. Pesannya pun dalam jumlah besar dan tidak datang langsung ke warung.
Devi menyebut bahwa pelaku meminta pesanannya itu diantarkan ke Polsek Pare. Atas nama Aiptu Steven. “Dia kirim shareloc, alamatnya di Polsek Pare,” jelas Devi.
Saat Devi dan suaminya membungkus pesanan, pelaku menelepon kembali. Pelaku meminta sekalian dipesankan air mineral yang dibeli di Indomaret. Tak hanya itu, pelaku juga mengirimkan barcode untuk diisi pulasa di Indomaret. Namun karena di toko itu tidak bisa, pelaku lantas menyuruhnya untuk mencari konter pulsa. Pelaku meminta untuk membelikan pulsa senilai Rp 160 ribu.
Saat selesai mengisi, lantas suaminya menuju polsek untuk mengantar pesanan tersebut. Saat tanya pada petugas, ternyata tidak ada yang bernama Aiptu Steven. Selain uang pulsa, Devi juga merugi nasi goreng yang telah dibuatnya tadi. “Uang pulsa ada Rp 160 ribu, nasi goreng lima bungkus Rp 55 ribu, ongkirnya Rp 4 ribu,” ungkap korban.
Walau demikian, Desi dan suaminya mengaku ikhlas. Mereka berharap semoga itu menjadi pelajaran baginya dan orang lain. Sementara itu, saat Kapolsek Pare AKP Bowo Wicaksono dikonfirmasi, menyebut tidak ada anggota yang bernama Aiptu Steven. “Tidak ada anggota bernama itu,” pungkas Bowo.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah