Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Rekonstruksi Pembunuhan Perempuan dalam Karung Akan Digelar Hari Ini

Anwar Bahar Basalamah • Selasa, 22 Agustus 2023 | 16:50 WIB

 

caption

KEDIRI, JP Radar Kediri - Rekonstruksi perbuatan keji Suprapto, 53, alias Totok terhadap anaknya Desy Lailatul Khoiriyah, 20, kembali mundur. Reka ulang yang rencananya digelar kemarin harus mundur menjadi hari ini. Hal ini karena jaksa ada dinas luar.

“Rencana diundur Selasa (hari ini, red) dari jaksa ada giat di Kejati Jatim,” ujar Kasi Pidum Kejaksaan Negeri (kejari) Kabupaten Kediri Aji Rahmadi.

Aji menyebut dalam rekontruksi yang rencananya akan dilaksanakan hari ini pihaknya akan mengirimkan dua jaksa untuk mengawal. Sekaligus melihat kronologi guna menentukan pasal-pasal yang akan didakwakan pada Totok. Aji menyebut dirinya sendiri akan datang bila tidak ada kegiatan. Didampingi dengan Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Kejari Kabupaten Kediri Joko Pramudhiyanto. “Rencana saya sama pak Joko kalau tidak ada giat,” tuturnya.

Kasat Reskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra melalui Kanit Pidum Satreskrim Ipda Dandy Fitra Ramadhan membenarkan bahwa rekontruksi pembunuhan Totok pada Anaknya Ela diundur hari ini.  “Ditunda besok Selasa (hari ini), jam 10.00,” ungkapnya.

Seperti diberitakan, mayat Ela ditemukan di selatan wisata Totok Kerot di Desa Bulupasar, Pagu. Mayat gadis berusia 20 tahun itu terbungkus karung berwarna putih. Setelah dibuka, kondisi tangan dan kakinya terikat kain.

Selang satu minggu, Totok, pelaku pembunuhan anaknya sendiri itu ditangkap polisi di salah satu SPBU daerah Tulungagung. Dari pengakuannya, Totok tega membunuh anaknya itu karena dendam atas perlakuan anaknya kepada dirinya. Yang kerap kali mengejek dan tidak menurut kepada Totok.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#pembunuhan #kasus pembunuhan #rekonstruksi