Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Korsleting, Plafon Hotel Amanda di Pare Terbakar

adi nugroho • Senin, 31 Januari 2022 | 17:15 WIB
korsleting-plafon-hotel-amanda-di-pare-terbakar
korsleting-plafon-hotel-amanda-di-pare-terbakar


PARE, JP Radar Kediri – Sempat membuat heboh para pengunjung, Hotel Amanda Pare, terbakar, Sabtu malam (29/1). Beruntung, tidak ada korban jiwa. Kebakaran hotel yang berada di Kelurahan/Kecamatan Pare itu diduga karena korsleting listrik.


          Kejadian kebakaran terjadi sekitar pukul 20.00. Saat itu, salah satu tamu hotel, Iskandar, 46, melihat ada percikan api dari plafon di bagian depan hotel tersebut. “Langsung dilaporkan ke petugas jaga,” ujar Kanitreskrim Polsek Pare Iptu Sukiman.


          Saat itu, petugas jaga hotel pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke pemilik hotel Asep, 59, dan ke petugas pemadam kebakaran serta kepolisian. Sembari menunggu bantuan datang, para penjaga hotel mencoba memadamkan api terlebih dahulu.


“Kami yang terima laporan itu langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk mendatangi lokasi,” kata Sukiman kemarin.


Karyawan hotel sempat berusaha memadamkan api menggunakan dua alat pemadam api ringan (APAR). Namun karena jarak plafon dengan orang-orang yang hendak memadamkan dengan apar terlalu jauh, api masih berkobar.


 Tak lama kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan proses pemadaman api di plafon. Api yang menghanguskan sebagian plafon hotel itu bisa dimatikan. Tanpa menyebar ke titik-titik hotel lainnya seperti kamar dan juga pintu hotel. “Sekitar 30 menit, api dapat dipadamkan oleh petugas,” terang Sukiman.


          Saat petugas melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menyimpulkan api terjadi karena korsleting listrik. Lampu hotel dan juga aliran yang kemungkinan sudah tua itu korslet dan membuat percikan api yang memantik api lebih besar lagi. Akibat kejadian tersebut, kerugian material hanya sekitar Rp 1,5 juta. (syi/baz)


 

Editor : adi nugroho
#radar kediri #berita terkini #kediri #info kediri #pare #info terkini #kebakaran #berita kediri