KOTA, JP Radar Kediri– Kecelakaan maut di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (21/1) lalu, menjadi perhatian Satlantas Polres Kediri Kota. Mengantisipasi sekaligus memastikan kesiapsiagaan dan kecepatan serta ketepatan kerja sama petugas dalam penanganan kecelakaan menonjol, satlantas polresta menggelar simulasi kecelakaan sekitar pukul 09.00 kemarin (26/1).
Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi didampingi Kasatlantas AKP Pandri Putra Simbolon mengatakan, simulasi ini bertujuan agar seluruh pihak siap ketika dihadapkan peristiwa kecelakaan. Seperti yang terjadi di simpang Rapak, Balikpapan yang menewaskan lima orang serta 22 orang luka.
Dalam simulasi diperlihatkan mulai awal kejadian, penanganan korban, olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan kendaraan yang terlibat kecelakaan serta evakuasi korban ke rumah sakit (RS). “Ini untuk menyamakan persepsi dari masing-masing instansi, sehingga jika terjadi kecelakaan luar biasa setiap anggota sudah siap,” tuturnya.
Saat simulasi, satlantas bekerja sama dengan stakeholder terkait. Seperti Subdenpom V Brawijaya Kediri, Satpol PP Kota Kediri, Dinas Perhubungan (Dihub) Kota Kediri, Dinas Pekerjaan Umum Kota Kediri serta petugas medis dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kediri dan Dinas Kesehatan Kota Kediri.
Wahyudi menambahkan, pentingnya melakukan tindakan preventif dan preemtif untuk menghindari terjadinya kecelakaan menonjol. Oleh karena itu, pihaknya tetap melaksanakan sosialisasi juga pemasangan marka-marka jalan dan rambu peringatan untuk menghindari kecelakaan di kerjanya.
Dalam simulasi juga diperagakan, bagaimana penangananan kecelakaan beruntun yang melibatkan truk, angkutan umum dan kendaraan roda dua, dengan empat korban meninggal. Simulasi berupa penanganan awal korban hingga penanganan kasus kecelakaan tersebut. (ica/ndr)
Editor : adi nugroho