KABUPATEN, JP Radar Kediri - Penemuan kerangka manusia di sungai yang membelah Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, Minggu (7/6) sore, menghebohkan warga sekitar. Kerangka itu ditemukan oleh dua pemancing tersangkut di salah satu batu.
Menariknya, kondisi kerangka seperti terpenggal. Yang ditemukan dua pemancing itu hanya bagian bahu ke bawah. Sedangkan bagian kepalanya tak ada. Polisi yang berusaha mencari bagian tengkorak tersebut belum bisa menemukan.
Selain itu, meskipun mayoritas yang tertinggal hanya kerangka masih terlihat potongan daging yang melekat di beberapa bagian. Potongan-potongan daging itu juga masih mengeluarkan bau busuk dan dikerubuti lalat saat ditemukan pertama kali.
Namun, polisi belum berani mengambil kesimpulan penyebab kematian terkait kondisi kerangka yang seperti itu. Mereka memilih untuk menunggu hasil visum dari rumah sakit.
Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi menjelaskan, berdasarkan penyelidikan awal, diperkirakan kerangkat tersebut sudah lama hanyut. Kemudian, saat sampai di lokasi penemuan itu tersangkut di batu. Apalagi aliran sungai di tempat itu tidak terlalu deras.
Kamsudi juga menyebut polisi masih belum bisa menyebutkan jenis kelamin manusia yang tubuhnya tinggal kerangka itu. “ Karena kerangka tersebut dalam keadaan hancur jadi belum dapat diketahui jenis kelaminnya,” ucap Kamsudi.
Meskipun menunggu hasil visum, polisi juga berusaha mencari data awal. Termasuk mengabarkan kepada masyarakat agar melapor ke polisi bila ada anggota keluarganya yang hilang.
Penemuan kerangka manusia itu terjadi sore, sekitar pukul 17.00 WIB. Ditemukan oleh dua pemancing yang juga warga sekitar lokasi, Danang Hengki Pratama, 19, dan Rendi Febrian, 19. Keduanya berencana memancing di sungai tersebut. Saat turun ke sungai, keduanya melihat ada kerangka yang tersangkut di batu. Keduanya kemudian mengabarkan hal itu ke warga desa yang kemudian meneruskan ke polisi.
“Kerangka itu masih mengeluarkan bau busuk,” terang Kanit Reskrim Polsek Mojo Iptu Sigit Rahmanto.
Menurut Sigit, ketika polisi datang kondisi kerangka dalam keadaan hampir hancur dan terpisah beberapa bagiannya. Yang ditemukan dari bahu hingga kaki saja. Sedangkan yang bagian bahu ke atas hingga kemarin masih belum ditemukan.
Kerangka itu kemudian diangkat dari sungai. Kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakuka visum. Kemarin hasil visum tersebut belum keluar. Sehingga identitas tubuh pemilik kerangka itu juga belum bisa diketahui.
Editor : adi nugroho