Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Satu Pelaku Pengeroyokan Berhasil Dibekuk

adi nugroho • Sabtu, 28 Desember 2019 | 21:13 WIB
satu-pelaku-pengeroyokan-berhasil-dibekuk
satu-pelaku-pengeroyokan-berhasil-dibekuk

KERTOSONO, JP Radar Nganjuk- Unit Resmob gabungan berhasil mengungkap salah satu pelaku pengeroyokan berdarah di wilayah Kertosono Kamis (19/12) silam. Adalah Diki Hardiansyah, 35, yang dibekuk polisi di rumahnya di Desa Sukorejo, Kertosono, Rabu (25/12) lalu.


Kasatreskrim Polres Nganjuk Iptu Nikolas Bagas Yudhi Kurniawan membenarkan penangkapan Diki. Dia mengaku mendapatkan petunjuk kuat yang mengarah kepada pria berkumis tipis tersebut. “Kami memeriksa berbagai saksi dan mengumpulkan petunjuk-petunjuk,” ujarnya saat ditemui Jawa Pos Radar Nganjuk di ruangannya, kemarin.


Berdasarkan petunjuk itulah, satreskrim lantas melakukan penggerebekan di rumah Diki sekitar pukul 20.30. Saat disasar ke rumahnya, kebetulan Diki sedang berada di sana. Pemeriksaan pun langsung dilakukan oleh Unit Resmob Polres Nganjuk dan Polsek Kertosono.


Setelah didesak petugas untuk mengaku, Diki akhirnya tak bisa mengelak lagi. Nikolas mengaku ada salah satu saksi yang sempat mengenali wajah pelaku. “Kami terus desak pelaku untuk mengaku,” tegas alumni Akpol Semarang tersebut.


Akhirnya, pria berkulit sawo matang itu pun bersedia menunjukkan sajam yang digunakan saat melakukan pengeroyokan. Sambil diborgol dan didampingi petugas, Diki menuju salah satu kamar di rumahnya. Sajam berjenis golok tersebut disembunyikan di lemari. “Pelaku dan sajamnya langsung kami amankan,” timpal pria asli Jogjakarta tersebut.


Dari hasil pemeriksaan petugas, Diki mengaku ikut membacok salah satu korban. “Ngakunya membacok di bagian kaki,” ungkap Nikolas. Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, Diki merupakan anggota salah satu perguruan bela diri terkemuka. Namun, saat dikonfirmasi kepada Nikolas, ia mengaku enggan untuk berkomentar terkait hal itu. “Oknum saja dia itu,” tandas perwira dengan dua balok emas tersebut.


Lebih jauh Nikolas menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan penyidikan kasus tersebut. Selain untuk membongkar pelaku lain, pihaknya juga berharap dengan penangkapan itu bisa memberikan rasa aman masyarakat. “Kami akan tangkap mereka yang terlibat. Biar ada efek jera,” tegas Nikolas.


Untuk diketahui, pengeroyokan berdarah terjadi di jl Desa Juwono - Bangsri, Kertosono, Kamis (19/12) dini hari lalu. Ada lima orang yang dilaporkan menjadi korban. Empat diantaranya mengalami luka bacok. Ada yang di kepala. Ada yang di kaki. Serta satu lagi dipukuli.

Editor : adi nugroho
#kabar nganjuk #kertosono #jaranan #bacok #radar nganjuk #korban #pelaku