Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Korsleting Listrik, Ampas Tebu Terbakar

adi nugroho • Selasa, 6 November 2018 | 02:08 WIB
korsleting-listrik-ampas-tebu-terbakar
korsleting-listrik-ampas-tebu-terbakar

KEDIRI KABUPATEN  – Ampas tebu yang berada di penggilingan tebu milik H Mukadi, 68, warga Desa Blabak, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri dilahap si jago merah. Kejadian tersebut terjadi Sabtu (3/11) sekitar pukul 14.00 WIB, baru dapat dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB. Akibat kejadian tersebut, pemilik mengalami kerugian ratusan juta.


Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Kediri, kejadian tersebut bermula ketika Mukadi mengetahui panel listrik di penggilingan tebu terbakar. Panel listrik yang terbakar, terletak di bagian tengah bangunan. “Dengan cepat api merambat ke tumpukan ampas tebu yang di dekat panel listrik,” jelas Kasi Humas Polsek Kandat Bripka Sugianto.


Dengan cepat, api semakin membesar dan merambat ke seluruh tumpukan ampas tebu. Melihat kejadian tersebut, Mukadi langsung berteriak meminta tolong. Warga sekitar yang mendengar teriakan tersebut, lantas langsung membantu untuk memadamkan api menggunakan alat seadanya.


Kejadian tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Kandat. “Sementara menunggu PMK datang, petugas langsung membantu warga untuk memadamkan,” imbuhnya.


Api yang begitu besar baru bisa dipadamkan setelah dua unit pemadam kebakaran (PMK) Pare, dan satu unit pemadam kebakaran (PMK) Kota dikerahkan untuk melakukan pemadaman.


Tiga unit PMK datang ke lokasi sekitar pukul 14.35 WIB. Saat itu, petugas menerima  dari Polsek Kandat sekitar pukul 14.30, dua mobil pemadam kebakaran langsung menuju lokasi.


Anggota PMK Pare Rusman mengatakan saat di lokasi kejadian, api sudah dalam keadaan menyala dan dengan cepat membakar tumpukan ampas tebu dan meluluh lantakkan bangunan. “Beruntung tidak sampai merambat ke rumah warga,” ujarnya.


Meski tidak memakan korban jiwa, akibat kejadian tersebut membuat Mukadi mengalami kerugian sebesar Rp 20 Juta. “Kejadian kebakaran tersebut diduga akibat konsleting listrik,” jelas Sugianto.

Editor : adi nugroho
#kandat #kediri #kebakaran