JP Radar Kediri – Bosan memelihara ikan dengan bentuk yang monoton, berikut adalah ikan yang mungkin terlihat aneh jika dilihat yaitu Ikan Kupu-kupu. Dikenal ikan pantodon, adalah spesies ikan air tawar yang berasal dari Afrika.
Ikan ini termasuk dalam famili Pantodontidae dan dikenal karena penampilannya yang unik serta perilakunya yang menarik. Dengan bentuk tubuh yang datar dan lebar, ikan ini sering kali menarik perhatian para penggemar akuarium.
Ciri Fisik
Ikan ini memiliki warna tubuh yang bervariasi dari perak hingga cokelat, dengan pola garis-garis dan bintik-bintik yang menarik. Ukuran ikan ini dapat tumbuh hingga panjang sekitar 15 cm (6 inci), menjadikannya ikan yang relatif kecil dan cocok untuk akuarium.
Baca Juga: Ikan Payara, Predator yang Asyik Dipelihara di Akuarium
Habitat
Habitat asli Ikan Kupu-kupu biasanya ditemukan di perairan tenang, seperti danau, rawa, dan sungai di daerah tropis Afrika. Mereka dapat ditemukan di negara-negara seperti Nigeria, Kamerun, dan Republik Kongo.
Ikan ini menyukai perairan yang banyak vegetasinya. Karena bisa digunakan untuk tempat bersarang dan banyak makanan.
Karakteristik
Ikan Kupu-kupu cenderung hidup dalam kelompok. Mereka dikenal sebagai ikan yang aktif dan suka melompat dari permukaan air, yang merupakan perilaku alami mereka untuk menangkap serangga yang jatuh ke dalam air. Selain itu, ikan ini memiliki kemampuan untuk bernapas melalui udara, yang memungkinkan mereka bertahan di lingkungan dengan kadar oksigen rendah. Perilaku ini menjadikan mereka ikan yang menarik untuk diamati dalam akuarium.
Baca Juga: Ternyata Ikan Swordrdtail Gemar Makan Ini
Makanan Ikan Kupu-kupu
Ikan ini adalah karnivora dan memakan berbagai jenis makanan, termasuk serangga, larva, dan makanan beku. Dalam penangkaran, mereka dapat diberi pakan berupa pelet, cacing darah, dan artemia. Memberikan variasi dalam pakan sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kebahagiaan mereka, serta memastikan pertumbuhan yang optimal.
Cara Berkembangbiak
Dari beberapa literatur dijelaskan bahwa ikan ini biasanya bertelur di permukaan air. Sarangnya berupa gelembung udara. Gunanya untuk melindungi telur mereka. (***)
Editor : Jauhar Yohanis