JP Radar Kediri – Film Korea Selatan The King’s Warden tengah menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan, seiring pencapaiannya yang disebut telah menembus lebih dari 15 juta penonton di Korea Selatan.
Capaian tersebut menempatkan film ini sebagai salah satu yang terlaris di Korea tahun ini, sekaligus memperkuat daya tarik film bergenre sejarah di industri perfilman Korea.
Tingginya jumlah penonton tidak lepas dari kekuatan cerita yang diangkat serta jajaran pemain yang dinilai mampu menghidupkan karakter dengan baik.
Baca Juga: Bikin Haru! Momen Opening Ceremony Wanna One 2026, Tampil dengan Seragam Ikonik
Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah penampilan Park Jihoon sebagai pemeran utama.
Ia dinilai berhasil menampilkan emosi yang kompleks dalam memerankan karakter di tengah konflik kekuasaan dan kondisi politik yang tidak stabil.
Park Jihoon sendiri bukan nama baru di industri hiburan. Ia memulai kariernya sebagai aktor cilik sebelum dikenal luas publik lewat ajang Produce 101 Season 2.
Dari ajang tersebut, ia berhasil debut bersama grup Wanna One yang sempat meraih popularitas tinggi.
Setelah grup tersebut resmi bubar, Park Jihoon melanjutkan karier sebagai solois dengan merilis sejumlah lagu, sekaligus aktif di dunia akting.
Baca Juga: Anti Spoiler! Review Film Jujur Tunggu Aku Sukses Nanti, Film Keluarga yang Bikin Hati Campur Aduk
Kemampuannya semakin diakui setelah membintangi drama Weak Hero, yang membuatnya mendapat banyak pujian berkat akting yang intens dan mendalam.
Film The King’s Warden
The King’s Warden mengangkat kisah berlatar Dinasti Joseon abad ke-15. Cerita berfokus pada seorang kepala desa bernama Heung-do yang tinggal di wilayah pegunungan terpencil.
Ia mendengar rumor bahwa desa yang menampung bangsawan buangan akan mendapatkan keberkahan.
Demi meningkatkan kesejahteraan desanya, ia mengajukan permohonan untuk menerima seorang bangsawan.
Tanpa disadari, bangsawan yang datang tersebut adalah raja muda Danjong yang telah dilengserkan dari takhta.
Seiring waktu, terjalin hubungan antara keduanya, di tengah kondisi politik yang tidak stabil. Ketegangan meningkat ketika intrik istana mulai memengaruhi kehidupan mereka, menghadirkan konflik antara kesetiaan dan upaya bertahan hidup.
Film ini digarap oleh sutradara sekaligus penulis Jang Hang-jun bersama penulis Hwang Seong-gu, serta diproduseri oleh Jang Won-seok.
Kolaborasi mereka menghadirkan cerita sejarah yang tidak hanya kuat secara naratif, tetapi juga emosional dan sinematik.
Penggambaran kehidupan desa yang sederhana berpadu dengan ketegangan politik istana menjadi salah satu kekuatan film ini dalam membangun alur yang dramatis.
Di Indonesia, film ini mulai dapat disaksikan mulai 8 April 2026. Kabar baik bagi penonton di Jawa Timur, khususnya warga Kediri, film ini kini sudah bisa disaksikan di bioskop CGV Cinema Kediri Mall.
Baca Juga: Profil Mark Lee Eks NCT, Rapper Multitalenta yang Resmi Tinggalkan SM Entertainment
Kehadirannya disambut antusias oleh penonton, terutama penggemar film Korea yang mengikuti perkembangan karya-karya terbaru dari negeri tersebut.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Shinta Nurma Ababil