JP Radar Kediri - Film horor berjudul Pernikahan Arwah atau The Butterfly House kini tengah hadir di aplikasi Netflix.
Film horor Indonesia yang tayang di bioskop pada Februari 2025 lalu itu, kini dapat kami saksikan di layar handphone.
Dibintangi oleh Morgan Oey dan Zulfa Maharani, Pernikahan Arwah ini tak hanya menyuguhkan ketegangan film horor, tetapi juga mengangkat sebuah tradisi unik dalam budaya Cina yang jarang tersentuh, yaitu Minghun atau pernikahan arwah.
Diproduseri oleh Perlita Desiani, film ini diproduksi oleh Entelekey Media Indonesia (EMI) dan Relate Films.
Sebelum memulai syuting, Paul Agusta mengungkapkan bahwa tim produksi dan para aktor melakukan riset yang mendalam untuk film ini.
Hal ini bertujuan agar setiap elemen budaya yang dimasukkan ke dalam film akurat dan tidak menimbulkan salah paham.
Sinopsis Pernikahan Arwah
Bernuansa budaya Tionghoa, Pernikahan Arwah menyoroti perjalanan sepasang calon pengantin bernama Salim dan Tasya.
Mereka memutuskan untuk memindahkan sesi foto prewedding ke rumah keluarga Salim setelah tante Salim, satu-satunya kerabat darah yang tersisa, meninggal.
Didamping mempersiapkan pernikahan, Salim juga harus mengurus pemakaman tantenya, serta melanjutkan ritual keluarga dengan membakar dupa setiap hari di sebuah altar misterius.
Pasalnya jika itu tidak dilakukan, nyawanya Salim terancam dalam bahaya.
Tak disangka, bahaya muncul justru datang ketika hadirnya tim foto di rumah tersebut.
Hal ini memicu munculnya roh leluhur Salim yang meninggal saat pendudukan Jepang, yang kemudian mulai meneror mereka.
Bukannya merasa takut, Tasya justru terdorong untuk mengungkap misteri masa lalu keluarga Salim demi membebaskan calon suaminya dari kewajiban tersebut agar mereka dapat meninggalkan rumah itu.
Lantas bagaimana kelanjutan ceritanya? Kamu dapat menyaksikan kisah selengkapnya di Netflix
Film garapan sutradara Paul Agusta ini bekerja sama dengan penulis skenario Ario Sasongko, dan Aldo Swastia.
Editor : Shinta Nurma Ababil