Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Tak Disangka, 5 Anime Populer Ini Ternyata Sempat Ditolak Studio!

Radyan Fahmi Asshidqi • Sabtu, 17 Mei 2025 | 17:00 WIB
Daftar 5 anime populer yang ditolak oleh studio.
Daftar 5 anime populer yang ditolak oleh studio.

JP Radar Kediri - Di balik kesuksesan sebuah anime, ternyata tersimpan banyak kisah perjuangan dan penolakan.

Tak sedikit anime yang kini digandrungi jutaan penggemar di seluruh dunia justru sempat ditolak oleh berbagai studio sebelum berhasil diproduksi dan sukses.

Baca Juga: 5 Kekuatan Luffy Gear 5 yang Masih Belum Diperlihatkan di One Piece

Penolakan dari studio bukan hal asing dalam industri anime Jepang. Banyak faktor yang menentukan, mulai dari kekhawatiran akan penjualan, cerita yang dianggap terlalu niche, hingga keterbatasan sumber daya.

Namun, ketika akhirnya anime tersebut mendapat lampu hijau, hasilnya justru menjadi fenomenal. Fakta ini membuktikan bahwa kreativitas kadang butuh waktu untuk diapresiasi.

Baca Juga: Ranking 10 Pilar Hashira Terkuat di Demon Slayer Berdasarkan Kekuatan Sejati

Berikut adalah lima anime populer yang ternyata sempat mengalami penolakan sebelum akhirnya menjadi legenda dalam dunia anime.

  1. Attack on Titan (Shingeki no Kyojin)

Sebelum menjadi anime yang fenomenal, Attack on Titan sempat kesulitan untuk diproduksi. Beberapa studio besar dikabarkan menolak proyek ini karena cerita yang dianggap terlalu brutal dan gelap untuk pasar mainstream.

Hajime Isayama selaku kreator, bahkan mengaku harus merevisi beberapa bagian agar bisa diterima oleh penerbit dan studio animasi.

Baca Juga: 10 Alasan Solo Leveling Masih Viral Meski Sudah Tamat

Studio-studio seperti Madhouse dan Production I.G kabarnya pernah meninjau proyek ini, namun menolaknya karena dianggap terlalu riskan secara finansial dan tidak sesuai dengan tren pasar kala itu.

Bahkan, gaya gambar Isayama pada awalnya juga dikritik dan dianggap kurang rapi untuk dijadikan referensi animasi.

Akhirnya, Wit Studio (anak perusahaan dari Production I.G) mengambil risiko besar dan memproduksi musim pertamanya pada 2013.

Baca Juga: 8 Klan Terkuat di Naruto yang Paling Ditakuti

Keputusan ini terbukti tepat. Attack on Titan langsung melejit di pasar internasional dan menjadi salah satu anime dengan rating dan penjualan tertinggi sepanjang masa.

  1. Demon Slayer (Kimetsu no Yaiba)

Siapa sangka Demon Slayer yang kini jadi anime populer, dulunya sempat dianggap tidak menjanjikan oleh beberapa studio animasi.

Manga karya Koyoharu Gotouge ini awalnya tidak terlalu populer saat rilis di majalah Weekly Shonen Jump. Hal ini membuat sejumlah studio ragu untuk mengangkatnya menjadi anime.

Baca Juga: Inilah 10 Karakter Paling Overpower di Sousou no Frieren, Siapa Nomor 1?

Penolakan datang karena gaya visual manga yang cukup sederhana dan cerita yang dinilai klise tentang kisah pemburu iblis.

Namun Ufotable melihat potensi besar dalam narasi dan emosi karakter. Mereka menyulap manga ini menjadi anime dengan kualitas animasi tinggi yang memukau.

Baca Juga: 10 Fakta Menarik Studio Ghibli yang Jarang Diketahui! Dari Filosofi Nama hingga Tokoh Perempuan Kuat

Setelah episode 19-nya yang viral, Demon Slayer berubah menjadi fenomena. Filmnya, Mugen Train, bahkan memecahkan rekor box office di Jepang dan menjadi film anime terlaris sepanjang masa.

  1. One Punch Man

Anime ini awalnya adalah webcomic sederhana buatan ONE yang viral karena konsepnya yang unik, pahlawan yang bisa mengalahkan semua musuh hanya dengan satu pukulan. 

Meskipun populer secara online, banyak studio menolak untuk mengadaptasinya karena menggambarnya dianggap terlalu rumit dan genre-nya tidak jelas.

Baca Juga: Mengungkap Haki Baru Scopper Gaban, Teknik yang Mengalahkan Holy Knight di One Piece

Adaptasi manga oleh Yusuke Murata berhasil meningkatkan kualitas visual cerita, namun bahkan setelah itu, tetap sulit mencari studio yang siap memproduksi animenya.

Studio khawatir bahwa karakter utama yang terlalu kuat akan membuat cerita monoton dan tidak menarik untuk jangka panjang.

Baca Juga: 5 Anime Mirip Solo Leveling, Penuh Aksi Fantasi dan Karakter Overpower!

Akhirnya, Madhouse memberanikan diri mengadaptasi musim pertama. Hasilnya? Anime ini viral di seluruh dunia dan menjadi salah satu seri komedi aksi paling disukai penggemar.

Bahkan hingga saat ini, One Punch Man tetap menjadi referensi dalam genre parodi superhero.

  1. Re:Zero – Starting Life in Another World

Anime bertema isekai kini jadi tren, namun saat pertama kali muncul, Re:Zero sempat ditolak beberapa kali karena dianggap terlalu rumit dan menyimpang dari pola isekai konvensional.

Cerita tentang karakter yang kembali ke titik tertentu setelah mati dinilai membingungkan dan sulit untuk diadaptasi ke dalam format visual.

Baca Juga: Kenapa Anime Isekai Begitu Populer dan Banyak Diminati?

Beberapa studio menilai struktur cerita yang non-linear dan atmosfer depresif tidak cocok untuk genre isekai yang biasanya penuh fantasi ringan.

Namun White Fox justru melihat keunikan inilah yang bisa menjadi nilai jual. Mereka pun memutuskan untuk mengangkatnya ke layar kaca.

Baca Juga: Apakah Boruto Hanya Mimpi dari Naruto? Sebuah Teori yang Bikin Geger!

Keputusan ini tepat, Re:Zero langsung mencuri perhatian penonton dan membuka jalan bagi tren isekai dengan pendekatan yang lebih gelap dan kompleks.

Subaru dan Rem menjadi karakter yang cukup dikenal, dan anime ini sukses membuka peluang adaptasi lanjutan dan proyek multimedia lainnya.

  1. My Hero Academia (Boku no Hero Academia)

Meski kini menjadi salah satu franchise terbesar di dunia anime, My Hero Academia ternyata sempat kesulitan mendapatkan studio yang bersedia memproduksinya. 

Beberapa pihak khawatir konsepnya terlalu mirip dengan komik superhero barat, seperti Marvel dan DC, dan tidak akan cocok dengan selera penonton Jepang.

Baca Juga: Ranking Terbaru Top 5 Hero di My Hero Academia Terungkap, Deku Nomor 4?

Kohei Horikoshi sendiri pernah bercerita bahwa ia sempat kehilangan kepercayaan diri setelah serial manganya ditolak oleh beberapa editor dan produser anime.

Namun akhirnya, Bones Studio melihat potensi besar dari ceritanya yang menggabungkan konsep superhero dengan semangat shonen khas Jepang.

Baca Juga: 10 Karakter My Hero Academia yang Bisa Mengalahkan All Might di Masa Kejayaannya

Saat tayang pertama kali, My Hero Academia langsung mendapat sambutan hangat dari penonton global.

Hingga kini, anime ini masih konsisten tayang dengan kualitas produksi tinggi dan memiliki basis penggemar internasional yang sangat besar.

Penolakan bukan akhir dari segalanya, bahkan untuk anime sekalipun. Kisah-kisah di atas membuktikan bahwa ide yang dianggap aneh atau tidak laku justru bisa menjadi mahakarya jika ditangani dengan visi dan keberanian.

Baca Juga: 10 Alasan Sousou no Frieren Pantas Dinobatkan Sebagai Anime Terbaik!

Untuk para kreator, baik di Jepang maupun Indonesia, kisah ini bisa menjadi inspirasi bahwa kegigihan dan keyakinan terhadap karya sendiri adalah kunci utama menuju kesuksesan.

Jadi, jangan pernah menyerah hanya karena satu-dua pintu tertutup. Karena bisa jadi, pintu berikutnya adalah jalan menuju sejarah.

Editor : Jauhar Yohanis
#Madhouse anime #anime #My Hero Academia #One Punch Man #rezero #Demon Slayer #attack on titan #WIT Studio