JP Radar Kediri - Salah satu elemen paling dikenal dalam anime Demon Slayer ini adalah teknik pernapasan yang digunakan oleh para pembasmi iblis.
Teknik ini bukan sekadar gaya bertarung, tetapi menjadi kunci kekuatan para karakter dalam menghadapi ancaman iblis yang mematikan.
Baca Juga: Ranking 10 Pilar Hashira Terkuat di Demon Slayer Berdasarkan Kekuatan Sejati
Dalam dunia Demon Slayer, teknik pernapasan adalah seni bela diri yang mengandalkan kontrol napas untuk meningkatkan kekuatan fisik, kecepatan, hingga daya tahan penggunanya.
Berikut ini adalah daftar 10 teknik pernapasan terkuat dalam Demon Slayer yang diyakini mampu menandingi Kibutsuji Muzan.
Baca Juga: 10 Hunter S-Rank Terkuat di Solo Leveling, Siapa yang Layak Disebut Raja?
-
Pernapasan Matahari (Hinokami Kagura)
Pernapasan Matahari adalah teknik pernapasan pertama dan asal dari seluruh teknik pernapasan lainnya di dunia Demon Slayer.
Diciptakan oleh Yoriichi Tsugikuni, seorang pembasmi iblis legendaris yang disebut sebagai manusia terkuat sepanjang sejarah, teknik ini merupakan yang paling efektif dalam menghadapi iblis, termasuk Muzan Kibutsuji.
Baca Juga: 10 Alasan Sousou no Frieren Pantas Dinobatkan Sebagai Anime Terbaik!
Hinokami Kagura memungkinkan penggunanya untuk meningkatkan kecepatan dan daya serang dalam waktu singkat, bahkan membuat mereka seolah-olah tidak tersentuh oleh serangan musuh.
Tanjiro Kamado, tokoh utama dalam serial ini, mewarisi teknik ini dari keluarganya dan menggabungkannya dengan teknik pernapasan air yang telah ia pelajari sebelumnya.
Kombinasi tersebut menjadikan Tanjiro salah satu pembasmi iblis paling potensial dalam sejarah Korps Pembasmi Iblis.
Baca Juga: 8 Alasan Kenapa Pain adalah Villain Terbaik di Naruto
-
Pernapasan Petir
Pernapasan Petir dikenal karena kecepatannya yang luar biasa. Teknik ini mengandalkan serangan secepat kilat yang membuat pengguna dapat menebas lawan sebelum mereka menyadarinya.
Zenitsu Agatsuma adalah pengguna teknik ini yang paling dikenal dalam cerita. Meski Zenitsu awalnya hanya mampu menggunakan bentuk pertama dari teknik ini, yaitu Ichi no Kata: Hekireki Issen.
Ia memodifikasinya hingga mencapai tingkat yang luar biasa. Dalam pertarungan penting, Zenitsu mampu mengembangkan teknik ini menjadi lebih cepat dan mematikan, bahkan membuatnya mampu menandingi iblis tingkat atas.
Baca Juga: 8 Klan Terkuat di Naruto yang Paling Ditakuti
Keunikan dari Pernapasan Petir terletak pada intensitas serangannya dalam waktu singkat. Dalam pertarungan satu lawan satu, teknik ini sangat efektif untuk mengakhiri pertempuran dengan cepat sebelum lawan sempat menyerang balik.
-
Pernapasan Api
Pernapasan Api adalah salah satu teknik klasik yang diwariskan secara turun-temurun. Kyojuro Rengoku, Pilar Api yang karismatik, adalah pengguna teknik ini yang paling terkenal.
Kelebihan utama dari teknik ini adalah daya hancurnya yang tinggi. Setiap tebasan membawa kekuatan destruktif yang mampu menghancurkan iblis dalam satu pukulan, terutama bila digunakan oleh pengguna berpengalaman seperti Rengoku.
Baca Juga: Oda Pernah Spoiler Ending One Piece? Ini Cluenya Sejak 1999 sampai Sekarang!
Pertarungan antara Rengoku dan Akaza menunjukkan betapa kuatnya teknik ini. Meski akhirnya gugur, Rengoku mampu memberikan luka berat kepada Iblis Bulan Atas Tiga tersebut.
-
Pernapasan Air
Pernapasan Air adalah salah satu teknik pernapasan paling fleksibel dan populer di kalangan pembasmi iblis. Teknik ini dikenal karena gerakannya yang mengalir, adaptif, dan elegan.
Giyu Tomioka, Pilar Air, adalah contoh sempurna dari pengguna teknik ini yang mampu menggabungkan ketenangan dengan kekuatan.
Baca Juga: Apa Itu 'UwU' dan 'OwO' Ekspresi Emosional Lucu yang Jadi Tren di Dunia Anime!
Tanjiro juga memulai perjalanannya sebagai pembasmi iblis dengan mempelajari teknik ini. Meskipun akhirnya ia lebih fokus pada Pernapasan Matahari.
Kekuatan utama dari teknik ini terletak pada kemampuannya beradaptasi dengan berbagai situasi. Baik dalam pertahanan maupun serangan, teknik air memungkinkan pengguna untuk tetap tenang dan mengendalikan medan pertempuran.
-
Pernapasan Kabut
Pernapasan Kabut adalah teknik yang berasal dari Pernapasan Angin dan digunakan oleh Muichiro Tokito, Pilar Kabut yang dikenal sebagai jenius muda.
Baca Juga: Kenapa Naruto Lebih Populer dari Boruto? Ini 7 Alasan Fans Setuju
Teknik ini mengandalkan kecepatan dan pengaburan visual lawan untuk menciptakan celah serangan mematikan.
Salah satu ciri khas dari teknik ini adalah kemampuannya membuat pengguna seperti menghilang di tengah kabut.
Dalam pertarungan, musuh akan kesulitan mendeteksi gerakan pengguna, sehingga membuat mereka rentan terhadap serangan mendadak.
Baca Juga: 5 Villain di Naruto dengan Latar Belakang Paling Menyedihkan, Bikin Penggemar Bersimpati!
Muichiro membuktikan efektivitas teknik ini saat menghadapi Iblis Bulan Atas, menunjukkan bahwa meski usianya muda, kemampuannya tidak bisa diremehkan.
-
Pernapasan Angin
Pernapasan Angin adalah teknik dengan gaya bertarung liar dan agresif. Penggunanya, Sanemi Shinazugawa, dikenal sebagai Pilar Angin yang memiliki kekuatan fisik luar biasa dan temperamen yang meledak-ledak.
Setiap tebasan dalam teknik ini digambarkan seperti badai yang merobek segala sesuatu di sekitarnya. Teknik ini sangat efektif dalam pertarungan jarak menengah hingga jauh, dengan efek serangan yang menciptakan tekanan udara tinggi untuk melukai lawan.
Baca Juga: 10 Karakter My Hero Academia yang Bisa Mengalahkan All Might di Masa Kejayaannya
Sanemi membuktikan kekuatan teknik ini dalam berbagai pertarungan, termasuk saat menghadapi iblis tingkat atas.
Kombinasi antara kekuatan fisik dan gaya bertarung agresif membuat Pernapasan Angin menjadi salah satu teknik yang ditakuti.
-
Pernapasan Batu
Pernapasan Batu adalah teknik yang mengandalkan kekuatan dan pertahanan absolut. Gyomei Himejima, Pilar Batu, dikenal sebagai manusia terkuat secara fisik dalam Korps Pembasmi Iblis. Teknik ini berasal dari meditasi dan latihan keras yang membutuhkan kekuatan mental tinggi.
Berbeda dari teknik lain, Pernapasan Batu menggunakan senjata unik berupa bola besi dan kapak yang terhubung dengan rantai. Teknik ini memungkinkan serangan jarak menengah dengan daya hancur sangat besar.
Baca Juga: Kenapa Sabo Bisa Lolos dari Im Sama? Ini 3 Penjelasan Teorinya di One Piece!
Kekuatan utama dari teknik ini terletak pada ketangguhan fisik penggunanya. Gyomei mampu berdiri sejajar bahkan lebih kuat dari Pilar lainnya, dan terbukti sangat efektif dalam menghadapi Iblis Bulan Atas hingga Muzan.
-
Pernapasan Serangga
Pernapasan Serangga adalah teknik yang dikembangkan oleh Shinobu Kocho, Pilar Serangga, sebagai bentuk modifikasi dari Pernapasan Bunga.
Karena tidak memiliki kekuatan fisik besar, Shinobu menciptakan teknik ini untuk menyesuaikan dengan tubuhnya yang kecil dan ringan.
Alih-alih mengandalkan tebasan untuk memenggal iblis, teknik ini menggunakan senjata beracun untuk melumpuhkan musuh.
Pedang Shinobu dirancang khusus untuk menyuntikkan racun yang dapat membunuh iblis secara perlahan. Teknik ini sangat efektif dalam pertarungan taktis dan membutuhkan perhitungan presisi tinggi.
Baca Juga: Dibalik Kata 'Ara Ara' yang Bikin Gemas! Ini Arti dan Kenapa Sering Muncul di Anime
-
Pernapasan Cinta
Pernapasan Cinta adalah teknik yang unik dan ekspresif, digunakan oleh Mitsuri Kanroji, Pilar Cinta. Mitsuri menggunakan pedang fleksibel seperti cambuk yang memungkinkannya untuk menyerang dari berbagai sudut dan arah.
Teknik ini mencerminkan kepribadian Mitsuri yang penuh semangat dan kasih sayang, namun mematikan dalam pertarungan.
Keunggulan dari teknik ini adalah kecepatan dan fleksibilitas serangan yang tinggi, membuat lawan kesulitan menghindari setiap ayunan pedang.
-
Pernapasan Suara
Pernapasan Suara digunakan oleh Tengen Uzui, Pilar Suara yang flamboyan dan eksentrik. Teknik ini menggabungkan serangan cepat dengan ledakan yang menciptakan kerusakan besar pada area sekitar.
Tengen menggunakan dua pedang besar yang terhubung dengan rantai dan senjata peledak dalam pertempuran.
Baca Juga: Sering Dengar 'Yare Yare' di Anime? Ternyata Ini Artinya
Teknik ini dikembangkan dari Pernapasan Petir dan memiliki gaya bertarung teatrikal yang mengandalkan ritme serta analisis suara musuh.
Keunikan dari teknik ini adalah kemampuannya untuk menciptakan tekanan mental pada musuh dengan kombinasi suara dan ledakan.
Dalam pertarungan di Distrik Hiburan, Tengen menunjukkan betapa efektifnya teknik ini saat menghadapi Iblis Bulan Atas.
Editor : Jauhar Yohanis