Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Donald Trump Tampil sebagai Pahlawan Anime di Video Klip Satir 'Go, Ini Perannya

Internship Radar Kediri • Sabtu, 3 Mei 2025 | 13:00 WIB

Anime
Anime

JP Radar Kediri – Tim kreatif SHIRO AI kembali menyita perhatian publik dengan karya terbarunya yang unik dan penuh satire lewat lagu dan video klip berjudul “Go, Tariff Man Trump!”. 

Mengusung gaya visual ala anime Shonen, video ini menampilkan Donald Trump, sebagai tokoh utama yang digambarkan layaknya pahlawan super. Namun, alih-alih menyelamatkan dunia dengan kekuatan magis atau senjata canggih, karakter Trump ini justru menggunakan tarif perdagangan sebagai "senjata utama" untuk melawan kekacauan global. 

Narasi ini menggabungkan drama khas anime dengan kritik tajam terhadap isu politik dan ekonomi dunia, khususnya menyindir perang dagang internasional.

Dalam video berdurasi singkat tersebut, Trump versi anime diceritakan sebagai mantan pekerja pabrik roti dari pedesaan Amerika yang bangkit sebagai pahlawan nasional. Ia menghadapi tiga musuh besar yang merupakan alegori dari pemimpin dunia nyata, masing-masing digambarkan sebagai karakter anime dengan kekuatan unik dan desain penuh makna simbolik. 

Pertama, The Honey Emperor yang merepresentasikan Xi Jinping digambarkan sebagai penguasa ekspor global yang menggunakan sirup lengket sebagai metafora kekuatan logistik dan dominasi perdagangan. 

Baca Juga: Terlalu Manis! Ini 5 Anime Romance Terbaru 2025 yang Bikin Senyam-Senyum Sendiri

Kedua, Missile Monk sebagai perwujudan Kim Jong-un, sosok misterius yang memiliki kekuatan rudal dan sifat tiranik. 

Ketiga, The Ice Emperor yang mencerminkan Vladimir Putin digambarkan dengan tatapan dingin dan kemampuan untuk membekukan ekonomi dunia melalui sanksi-sanksi kejam.

Visualisasi dalam video ini sangat khas anime Jepang, dengan sentuhan artistik seperti adegan aksi dramatis, efek ledakan besar, gerak lambat yang intens, dan tatapan tajam yang memperkuat atmosfer heroik sekaligus lucu. 

Salah satu elemen yang mengundang tawa adalah kemunculan onigiri (nasi kepal) misterius yang hanya diam, namun tampak penting. Onigiri ini tampaknya menjadi simbol metaforis tentang diamnya pihak netral dalam konflik global, hadir tapi tak pernah bersuara. 

Semua elemen tersebut memperkuat nuansa parodi yang menyelipkan banyak pesan politik dalam bentuk yang ringan dan menghibur.

Baca Juga: Revolusi Pendidikan Trump, Perubahan Drastis dalam Kebijakan Sekolah di AS

Lirik lagunya sendiri tak kalah menyindir. Dalam bagian reffrain, sang tokoh utama dengan penuh semangat meneriakkan, “Only tariffs and tweets are my true friends!”, menyindir gaya pemerintahan Trump yang terkenal karena kebijakan perdagangan proteksionis dan cuitan-cuitan kontroversialnya di media sosial. Teriakan latar “Tar! Iffs!” yang terdengar layaknya sorakan menjelang pertempuran, memperkuat kesan dramatis namun tetap jenaka, khas lagu pembuka anime aksi.

Disertai label “Season 1” dalam sinopsis videonya, karya ini tampaknya dirancang sebagai bagian dari semesta yang lebih besar. Latar cerita mengambil setting masa depan distopia, dimana ekonomi dunia berada di ambang kehancuran. 

Mata uang kehilangan nilainya, perdagangan internasional kacau, dan para pemimpin dunia merebut kekuasaan lewat kekuatan simbolik seperti madu dan misil. Dalam kekacauan itu, hadir sosok Trump sebagai satu-satunya harapan untuk memulihkan tatanan dunia melalui tarif bukan diplomasi atau negosiasi.

Go, Tariff Man Trump! bukan hanya sekedar karya hiburan, tetapi juga bentuk kritik sosial yang cerdas dan menyentil. Dengan memadukan budaya pop Jepang melalui anime dan isu-isu politik global yang kompleks, SHIRO AI berhasil menciptakan satire visual yang menggugah dan relevan. 

Karya ini menjadi bukti bahwa animasi dan musik dapat menjadi sarana komunikasi politik yang kuat, segar, dan penuh kreativitas. Di tengah maraknya ketegangan geopolitik dunia nyata, video ini menjadi refleksi ringan namun tajam, menunjukkan bahwa politik global pun bisa dikemas dalam format visual yang menghibur sekaligus menyentuh isu serius. (vyn)

Baca Juga: Trump dan Zelensky Meeting Dadakan di Basilika Santo Petrus, Tuai Sorotan

Penulis: Muhammad Alvin Riandi Zahra.

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#trump #anime #musik #perang dagang