Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Film Snow White Gagal Total, inilah Beberapa Kontroversi Film Live Action Snow White

Ilmidza Amalia Nadzira • Selasa, 8 April 2025 | 20:31 WIB

Photo
Photo


JP Radar Kediri- Film live action Snow White produksi Disney resmi tercatat sebagai film dengan rating terburuk sepanjang masa di situs IMDB dengan hanya mendapatkan rating 1,6 dari 10 berdasarkan 200.000 suara.

Sekitar 90 persen pengguna memberikan rating 1 dari 10, sementara hanya 2,5 persen yang memberikan rating sempurna.

Di situs ulasan Film Rotten Tomatoes, film ini hanya mampu mengantongi skor 42 persen dan mendapatkan label busuk.

Pada Box Office Amerika, film ini hanya bisa mendapatkan 42,2 juta dollar sangat jauh di bawah ekspektasi.

Sejak dirilis, Film Snow White langsung menuai kontroversi dan beragam kritik. Perubahan jalan cerita serta pemilihan Rachel Zegler dan Gal Gadot sebagai pemeran utama dinilai memperparah situasi.

Kontroversi Film Live Action Snow White

1. Perubahan Karakter Snow White

Salah satu hal yang paling menuai perdebatan adalah keputusan untuk memilih Rachel Zegler seorang aktris berdarah Kolombia sebagai pemeran Snow White, yang secara tradisional dikenal sebagai sosok gadis berkulit putih.

Meskipun sebagian orang mengapresiasi langkah ini sebagai bentuk inklusivitas, tidak sedikit pula penggemar yang merasa keputusan tersebut kurang mencerminkan karakter asli yang sudah melekat dalam benak banyak orang.

2. Penafsiran Ulang Cerita

Beberapa bagian dari kisah klasik Snow White turut mengalami perubahan. Dalam versi terbaru ini, Snow White digambarkan lebih kuat dan mandiri, tak lagi menggantungkan nasibnya pada sang pangeran.

Meski pendekatan ini dianggap sebagai upaya yang baik untuk mengangkat peran perempuan, sebagian pihak menganggap bahwa perubahan tersebut justru mengaburkan ciri khas dari cerita aslinya.

3. Pengurangan Peran Pangeran

Tokoh pangeran yang dalam versi klasik berperan penting sebagai penyelamat, kini hanya memiliki peran kecil.

Hal ini menambah perdebatan karena dianggap mengubah struktur inti cerita, terutama karena Snow White tak lagi dibangunkan oleh ciuman pangeran, seperti yang dulu dikenal luas.

4. Kritik terhadap Alur Cerita dan Pesan Moral

Adaptasi ini juga mendapat kritik karena dinilai terlalu menekankan pesan-pesan moral modern.

Beberapa penonton merasa bahwa film ini terlalu fokus menyampaikan isu feminisme dan keberagaman, tanpa cukup menjaga keseimbangan dengan tema-tema klasik yang menjadi kekuatan utama versi animasinya.

5. Kontroversi dalam Pemilihan Pemeran

Tak hanya Rachel Zegler, pemilihan aktor lain seperti Andrew Burnap yang memerankan pangeran juga menimbulkan perbincangan.

Beberapa pihak menilai bahwa para pemeran utama kurang dikenal dan tidak sesuai dengan ekspektasi publik terhadap tokoh-tokoh legendaris dalam kisah Snow White.

Penulis: Yulita Dyah Kusumasari

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran  WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira