JP Radar Kediri - Imajinasi anak-anak adalah sesuatu yang paling tidak bisa dibayangkan di dunia. Saking luasnya, imajinasi anak kecil dapat menciptakan dunia baru.
Antoine de Saint-Exupery merilis bukunya yang berjudul The Little Prince pada tahun 1943. Buku ini cenderung filosofis. Meskipun ilustrasi beserta covernya seperti ditujukan untuk anak-anak, banyak yang berpikir setelah membaca cerita sampai habis bahwa sebenarnya buku ini adalah dongeng untuk orang dewasa.
Bercerita mengenai seorang pilot yan terdampar di Gurun Sahara. Tiba-tiba, pilot tersebut bertemu anak kecil yang menyebut dirinya sendiri sebagai pangeran kecil.
Pangeran kecil banyak berkisah kepada sang pilot mengenai perjalanan yang telah ia lewati. Bagaimana tidak masuk akalnya pikiran orang dewasa, mengapa kita harus menjadi dewasa, dan kenapa kita tidak boleh selalu bersenang-senang saja.
Pangeran kecil tidak berasal dari bumi, ia berasal dari planet lain di angkasa. Pangeran kecil hanya sedang singgah dan lewat.
Baca Juga: Rekomendasi Buku Puisi Eyang Sapardi, Cocok Kamu Baca Sambil Menunggu Buka Puasa
Sang pilot mengenal pangeran kecil lewat cerita-ceritanya.
Pangeran kecil juga mengatakan pada sang pilot, ia memiliki teman mawar rapuh. Sayangnya, mawar tersebut tidak kuat untuk berkeliling jauh.
Pangeran kecil menunjukkan banyak ekspresi saat bercerita. Ia menunjukkan kesedihan, kehilangan, cinta, dan kebahagiaan.
Sang pilot mendengarkan ceritanya sambil memetik kesan pesan yang terkandung.
Melalui buku ini, pembaca akan diajak menghargai lebih jauh urusan-urusan yang dianggap kecil. Hal berharga seperti persahabatan, cinta, dan kasih sayang sering terlewatkan oleh manusia biasa.
Baca Juga: Rekomendasi Buku Ziggy Z., dari Jakarta Sebelum Pagi sampai Di Tanah Lada
Buku ini juga merupakan sebuah kritik terhadap manusia modern yang terperangkap pada rutinitas semu dan tidak memiliki kebiasaan istimewa dalam hiduonya. Hal tersebut menurut Antoine de Saint-Exupery merupakan perangkap kehidupan.
Seharusnya, hidup adalah untuk menghargai segala hal yang telah terjadi dan akan datang. Sekecil apapun urusannya.
Penulis: Laila Karima
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira