JP Radar Kediri – Penggemar anime pasti sudah familiar dengan Makoto Shinkai. Makoto Shinkai adalah seorang Sutradara, Animator, sekaligus penulis mangga mangga populer seperti Kimi No Nawa (Your Name), dan Tenki no Ko (Weathering With You). Karyanya seringkali mendapat pujian karena alur cerita dan kisah yang menyentuh.
Anime anime buatan Makoto Shinkai tak hanya memiliki cerita yang menarik, karakter yang kompleks, namun juga memiliki kualitas visual yang memanjakan mata. Anime anime yang dikeluarkan seringkali memiliki kualitas visual yang diatas rata rata anime biasa. Berikut merupakan 5 rekomendasi anime karya Makoto Shinkai terbaik.
- Kimi No Nawa (2016)
Kimi No Nawa atau Your Name merupakan salah satu anime movie karya Makoto Shinkai terpopuler saat ini, mendapat rating 8,39 di MyAnimeList anime ini merupakan salah satu anime yang ikonik.
Kisah pada anime ini berfokus pada dua remaja, Taki dan Mitsuha, yang secara misterius mengalami pertukaran tubuh. Mereka berusaha memahami penyebab kejadian tersebut serta mencari cara untuk kembali ke tubuh masing-masing. Seiring berjalannya waktu, keduanya mulai menjalin hubungan yang erat dan penuh emosi. Dengan alur cerita yang menarik serta penuh perasaan, Your Name berhasil memukau penonton melalui visual yang indah dan musik yang mengesankan.
- Tenki No Ko (2019)
Anime Selanjutnya adalah Tenki No Ko atau Weathering with You, anime ini bercerita tentang Hodaka Morishima, seorang remaja yang kabur ke Tokyo dan bertemu dengan Hina Amano, seorang gadis dengan kemampuan mengendalikan cuaca.
Anime ini mengangkat tema cinta, pengorbanan, serta hubungan manusia dengan alam. Dengan animasi yang luar biasa dan soundtrack emosional dari RADWIMPS, Weathering with You berhasil memberikan pengalaman yang mendalam bagi penontonnya
Selain itu, film ini juga menyinggung isu perubahan iklim dan dampaknya terhadap kehidupan manusia. Berkat cerita dan visualnya yang memukau, film ini mendapatkan banyak pujian serta meraih berbagai penghargaan internasional.
- Kotonoha No Niwa
Rekomendasi berikutnya adalah atau Kotonoha No Niwa atau The Garden of Words, yang menceritakan pertemuan antara Takao, seorang siswa, dan Yukari, seorang wanita dewasa. Mereka bertemu di sebuah taman saat Takao sedang merancang sepatu.
Meskipun memiliki perbedaan usia yang cukup jauh, keduanya menjalin hubungan yang semakin erat, terhubung melalui impian dan aspirasi masing-masing.
Alur cerita yang menarik menggambarkan bagaimana perbedaan usia tidak menghalangi kedekatan mereka. Karakter dalam film ini dibuat dengan sangat realistis, sehingga terasa hidup.
Dengan visual yang memukau, terutama dalam penggambaran hujan dan suasana taman, animasi ini menghadirkan kisah yang begitu indah dan emosional.
- Byousoku 5 Centimeter (2007)
Jika mencari drama romantis yang menyentuh hati, Byousoku 5 Centimeter karya Makoto Shinkai bisa menjadi pilihan yang tepat.
Anime ini berlatar dari era 1990-an hingga 2008, cerita ini membawa penonton dalam perjalanan emosional tentang cinta, kerinduan, dan waktu yang terus berjalan.
Bagian pertama menampilkan kedekatan Takaki dengan Akari Shinohara, yang harus terpisah karena jarak. Di bagian kedua, Takaki mulai tertarik pada Kanae Sumida, tetapi takdir berkata lain. Sementara itu, pada bagian terakhir, Takaki yang telah beranjak dewasa dan tinggal di Tokyo masih bergulat dengan kenangan masa lalunya.
- Suzume No Tojimari (2022)
Suzume No Tojimari adalah salah satu film karya Makoto Shinkai yang membawa penonton ke dalam sebuah petualangan fantasi yang luar biasa.
Kisahnya berpusat pada seorang gadis bernama Suzume yang menemukan pintu misterius yang mengarah ke berbagai tempat di Jepang. Namun, pintu-pintu tersebut ternyata merupakan gerbang yang harus ditutup untuk mencegah terjadinya bencana alam.nDalam perjalanannya, Suzume bertemu dengan Souta, seorang pemuda yang memiliki misi serupa, yaitu menutup gerbang-gerbang tersebut. Bersama-sama, mereka menjalani petualangan penuh tantangan dan mengungkap misteri di balik pintu-pintu tersebut.
Film ini menghadirkan visual yang memukau dengan pemandangan indah dan detail khas gaya Shinkai. Tak hanya berfokus pada petualangan, Suzume juga menggali emosi serta hubungan antara karakter utamanya. Selain itu, Suzume harus menghadapi masa lalunya dan belajar melepaskan hal-hal yang telah membebaninya selama ini.
Naufal Indra Mahardika
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira