JP Radar Kediri - Film horror yang mengusung urban legend ini dapat kamu saksikan mulai 20 Februari 2025 di bioskop tanah air.
Berjudul anak kunti, Kuntilanak digambarkan sebagai sosok arwah perempuan yang bergentayangan dengan pakaian putih panjang dan rambut terurai akibat meninggal saat melahirkan.
Dibintangi oleh aktor-aktor professional, film yang akan tayang pada 20 Februari 2025 ini memperlihatkan adegan yang mencekam seorang ibu melahirkan di tengah situasi kerusuhan antar warga.
Para warga menuduh Wati, ibu yang melahirkan, sebagai sosok pembawa sial karena mengandung bayi kembar dan harus diusir dari desa.
Persalinan yang berlangsung di tengah kepanikan, ia berhasil melahirkan anak pertamanya dengan selamat.
Namun saat proses kelahiran anak kedua, sang ibu dan bayi perempuannya tewas secara tragis akibat pendarahan hebat.
Tewasnya sang ibu pasca melahirkan diduga karena ulah dukun santet bernama Mbok Darmi.
Ia tidak suka dengan pasangan tersebut yang memilih Mbok Aminah untuk membantu proses persalinan dibandingkan dirinya.
Rasa iri Mbok Darmi yang berapi-api membuat ia menghalalkan segala cara untuk menjatuhkan Mbok Aminah.
Baca Juga: 5 Film Horor Indonesia Terbaru yang Tayang di Netflix
Ia berharap dengan mengirimkan teluh pada ibu yang bersalin itu membuat Mbok Aminah kehilangan pekerjaannya sebagai dukun bayi.
Melihat situasi di luar amat berbahaya, suami Wati berusaha menyelamatkan diri dari kejaran sosok misterius yang diduga sebagai dalang kematian istri dan anak kedua.
Di satu sisi, anak pertama dari ibu yang baru saja meninggal itu diselamatkan oleh Mbok Aminah.
Ia menitipkan anak itu di sebuah pondok untuk dibesarkan dan dididik dengan layak karena ekonomi keluarga yang tidak stabil.
Saat beranjak dewasa, Sara berusaha mencari jati dirinya karena kerap dihantui oleh sosok misterius.
Ia datang ke sebuah desa bernama Wonoenggal untuk mencari tahu siapa kedua orang tuanya.
Baca Juga: 10 Film Terbaru yang Tayang di Netflix, Dari Romantis Hingga Horor
Sara bertemu dengan anak Pak Hasan yang bernama Azizah. Ia mulai memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangannya ke Desa Wonoenggal.
Sejak Sara tinggal di desa itu banyak teror misterius yang disebabkan oleh kuntilanak.
Para warga beranggapan bahwa Sara adalah anak kunti yang membawa nasib sial. Mereka berniat mengusir Sara dari desa demi keamanan dan kenyamanan para warga.
Menyadari bahwa Sara adalah anak Wati yang diselamatkan oleh Mbok Aminah, Pak Hasan bersikap cuek.
Pak Hasan meminta seluruh anak buahnya untuk mencari Mbok Aminah dan membunuhnya.
Film “Anak Kunti” menyuguhkan serangkaian adegan menegangkan yang memadukan unsur horor klasik dengan psikologis dari penggunaan suara-suara seram, efek visual menakutkan, hingga atmosfer gelap.
Di balik teror mistis yang ditampilkan, film ini juga menyiratkan pesan tentang trauma dan kehilangan seorang anak perempuan bernama Sara terhadap kenyataan pahit tentang asal-usulnya untuk mencari jati diri.
Tema dendam dan keadilan sebagai inti cerita menjadi aspek menarik yang memicu rasa penasaran penonton dengan sosok anak kunti dalam film tersebut.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di saluran WhatsApp "Radar Kediri". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah