JP Radar Kediri- Gen Z yang aktif di media sosial pasti sudah akrab dengan berbagai tren yang muncul setiap harinya. Salah satu yang sedang viral belakangan ini adalah tren “hear me out cake” di TikTok, di mana kreator menggunakan kue sebagai media untuk menancapkan bendera bergambar karakter-karakter yang aneh dengan maksud kreator menyukai karakter tersebut namun tetap dibela dengan kalimat “hear me out”.
Tetapi meskipun istilah “hear me out” sangat sering muncul di tren, tidak semua orang termasuk Gen Z yang benar-benar memahami arti dan konteks penggunaannya dalam percakapan. Lalu sebenarnya apa makna dari istilah ini, dari mana asalnya, dan kenapa bisa sangat populer di kalangan Gen Z? Berikut penjelasannya.
Baca Juga: Apa Itu Scam AI? Bagaimana Cara Mencegahnya? Berikut Tips untuk Gen Z di Era Kemajuan AI
Apa Itu “Hear Me Out”?
Istilah “hear me out” secara harfiah berarti “dengarkan aku dulu” atau lebih akrab seperti “nih dengerin gua”. Dalam konteks media sosial Gen Z, frasa ini seringkali digunakan ketika seseorang ingin menyampaikan ide, opini, atau pendapat yang biasanya aneh/tidak biasa, bertentangan dengan pendapat umum, hingga berpotensi memicu reaksi negatif dengan harapan pendengar atau penonton ingin mendengarkan pendapatnya terlebih dulu sebelum menghakimi. Contohnya seperti:
“Hear me out, tapi mie instan goreng kalo dimasak pake kuah malah lebih enak.”
“Hear me out, tapi karakter di film ini sebenarnya ga sepenuhnya salah.”
Dari Mana Asal Istilah Ini?
Dikutip dari website knowyourmeme.com , frasa “hear me out” sudah lama digunakan dalam percakapan bahasa Inggris, namun popularitasnya melalui format awalan pendapat unik mulai meningkat pada era Twitter awal 2008-an.
Baca Juga: Denial Itu Apa? Mengapa Istilah Ini Banyak Dipakai Gen Z? Berikut Penjelasannya!
Istilah ini kemudian berubah format dari sekadar ungkapan biasa menjadi konten meme seperti berikut:
Tren inilah yang kemudian diadopsi oleh TikTok, Instagram, dan tren video seperti “hear me out cake” yangakhirnya populer di seluruh dunia termasuk di kalangan Gen Z Indonesia.
Mengapa Istilah “Hear Me Out” Ramai di Kalangan Gen Z?
1. Gen Z suka mengekspresikan ide-ide nyeleneh
“Hear me out” memungkinkan mereka menyampaikan opini unik, hot take (opini pedas yang dapat menimbulkan kericuhan), atau pendapat yang tidak umum tanpa takut ditertawakan atau langsung dibantah.
2. Humor absurd cocok dengan gaya konten Gen Z
Banyak meme dan konten humor menggunakan “hear me out” sebagai pembuka sebelum menunjukkan kombinasi yang absurd namun lucu. Forrmat seperti ini sangat sesuai dengan gaya humor meme digital Gen Z.
3. Tren “Hear Me Out Cake” ikut mempopulerkannya
Fenomena TikTok hear me out cake, dimana orang memasang gambar karakter-karakter yang aneh tapi justru mereka sukai di atas kue menjadikany kontroversial namun tetap mereka bela dengan “hear me out” mendorong istilah ini meluas lebih cepat
Baca Juga: Tips ala Gen Z Mengatasi Kebiasaan Ngemil Terus-Terusan saat WFH
4. Mulai Digunakan dalam percakapan sehari-hari
Seringnya istilah hear me out muncul di konten dan tren sosial media membuat Gen Z semakin terbiasa memakai istilah tersebut di dunia nyata. Ditambah Gen Z yang terkenal sudah terbiasa menggunakan bahasa inggris di lingkungan sehari hari membuat istilah tersebut menyebar luas.
Istilah “hear me out” kini menjadi bagian dari bahasa sehari-hari Gen Z di media sosial. Mulai dari meme, diskusi santai, sampai tren kreatif seperti “hear me out cake”, frasa ini berkembang menjadi cara baru untuk memperkenalkan ide-ide yang berbeda dan out of the box.
Baca Juga: Uang Cepat Habis? Ini 5 Cara Cerdas Gen Z Menabung di Era Digital
Dengan memahami maknanya, kita bisa melihat bagaimana Gen Z membangun cara komunikasi yang unik, kreatif, dan terkadang absurd, tetapi tetap menyenangkan untuk diikuti. Tren ini menjadi bukti bagaimana budaya internet terus melahirkan istilah baru yang cepat menyebar dan membentuk gaya komunikasi generasi muda.
Penulis adalah Azza Rizky Fayawa, Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Untuk mendapatkan berita- berita terkini Jawa Pos Radar Kediri , silakan bergabung di saluran WhatsApp " Radar Kediri ". Caranya klik link join saluran WhatsApp Radar Kediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi WhatsApp di ponsel.
Editor : rekian