JP Radar Kediri - Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan film horror bernuansa mistis berjudul Pulung Gantung Pati Ngendat.
Film tersebut berfokus pada Ryan yang diperankan oleh Andrew Barret menerima kabar duka bahwa sang ayah, Prasetyo (Indra Pacique) meninggal secara misterius di Desa Kidul.
Ryan berniat memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang ayahnya di desa tersebut, tetapi dilarang oleh ibunya.
Sang ibu berpendapat bahwa Desa Kidul merupakan desa terpencil yang terkutuk, sehingga tidak aman dikunjungi oleh orang luar.
Ryan menentang larangan tersebut dan tetap bersikeras datang ke sana bersama Alana, kekasihnya karena penasaran.
Ia berangkat bersama Alana, Ben, dan Elsa menuju Desa Kidul. Namun sesampainya di desa itu suasananya terasa mencekam.
Warga desa tampak murung dan ketakutan seolah menyembunyikan rahasia di balik kematian sang ayah.
Seiring berjalannya waktu mereka menyadari bahwa Desa Kidul berada di bawah kutukan pulung gantung.
Warga desa percaya pulung gantung mampu mengendalikan pikiran manusia hingga membuatnya mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Siapapun yang terikat oleh pulung gantung akan menjadi korban selanjutnya.
Fenomena itulah yang membuat para warga ketakutan karena belum ada seorangpun yang bisa menghentikan kutukan di desanya.
Keteganganpun mulai terjadi saat Alana mengalami kerasukan ketika mencoba keluar dari Desa Kidul.
Ia bertingkah aneh dan mengancam orang-orang sekitar yang menghalanginya dengan menggunakan bahasa Jawa.
Menyadari bahwa sang kekasih dikendalikan oleh makhluk gaib penunggu desa itu, Ryan beserta teman-temannya mencoba menghentikan Alana.
Namun sayang Alana justru berlari ke hutan dengan membawa seutas tali yang akan digunakan untuk gantung diri.
Ryan beserta teman-temannya mencoba mencari bantuan ke sesepuh desa yang memiliki pengetahuan tentang kutukan pulung gantung untuk menyelamatkan Alana.
Menurut sesepuh, ruh Alana berada dalam dimensi lain karena sebelumnya telah berbuat hal-hal yang tidak senonoh.
Penunggu desa tersebut marah karena sikap Alana dan menyandera ruhnya untuk dijadikan korban selanjutnya.
Mereka hanya diberi waktu oleh penunggu desa sampai magrib. Apabila melewati batas waktu tersebut, pagar pembatas antara dunia nyata dengan dunia gaib akan tertutup.
Jika gerbang gaib itu sudah tertutup, maka nyawa Alana tidak bisa terselamatkan. Bahkan keselamatan mereka juga bisa terancam karena Alana berada di bawah kendali Nyi Darsih, penunggu Desa Kidul.
Film Pulung Gantung Pati Ngendat merupakan film yang terinspirasi mitos masyarakat Jawa terkait kematian akibat gantung diri.
Film tersebut tidak hanya menghadirkan unsur mistis dari mitos yang diangkat, tetapi juga menyuguhkan drama emosional antartokoh.
Berlatar budaya lokal, film Pulung Gantung Pati Ngendat identik dengan tradisi dan kepercayaan masyarakat Jawa untuk memberikan pesan moral kepada para penonton lewat adegan cerita.
Dibintangi oleh Nadia Bulan Sofya sebagai Alana, Andrew Barrett sebagai Ryan, Adelia Rasya sebagai Marlina, Annisa Aurelia Kaila sebagai Elsa, Michael Russell sebagai Ben, dan Indra Pacique sebagai Prasetyo, film Pulung Gantung Pati Ngendat siap menggugah penonton lewat sinematografi yang menegangkan.
Apakah Ryan dan teman-temannya berhasil dari kutukan Pulung Gantung? Ataukah justru menjadi korban selanjutnya?
Kamu dapat menemukan jawabannya di bioskop terdekat pada 6 Februari 2025.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel
Editor : Anwar Bahar Basalamah