Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Sinopsis Film ‘Almarhum’, Terinspirasi dari Mitos Kematian di Hari Sial

Redaksi Radar Kediri • Senin, 16 Desember 2024 | 21:39 WIB
Photo
Photo

JP Radar Kediri – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan film horor berjudul Almarhum yang siap mengguncang bioskop tanah air.

Film yang disutradarai oleh Adhe Dharmastriya merupakan perpaduan film horor dan religi berlatar budaya lokal tentang kepercayaan masyarakat Jawa terkait kematian di hari sial.

Film Almarhum ini berfokus pada Pak Mulwanto (Rukman Rosadi) yang meninggal di hari Selasa Kliwon.

Menurut kepercayaan masyarakat Jawa, siapapun yang meninggal pada hari tersebut diyakini dapat membawa anggota keluarga lainnya untuk menyusul ke alam baka.

Hari Selasa Kliwon juga identik dengan energi mistis yang kuat karena arwahnya tidak tenang dan menyimpan dendam bagi orang sekitar.

Bahkan beberapa orang lainnya memilih tidak melakukan perjalanan jauh, memotong rambut, dan mengadakan acara pernikahan pada Selasa Kliwon.

Oleh karena itu, kematian Pak Mulwanto pada hari tersebut membuat anggota keluarga Nuri harus melakukan ritual agar arwahnya tenang dan terhindar dari kejadian buruk. 

Namun ritual tersebut ditentang keras oleh anak sulung Bu Rahmi bernama Wisesa yang berprofesi sebagai dokter. 

Ia memilih memberikan dukungan pada ibunya yang masih terpukul atas kepergian sang suami daripada mengikuti tradisi kuno dari orang-orang sekitar.

Akibat sikap rasional Wisesa, banyak kejadian mistis yang menimpa Nuri dan Yanda. Mulai dari suara-suara aneh di malam hari, penampakan sosok misterius, hingga mimpi buruk berulang kali ia alami. 

Kejadian-kejadian tersebut membuat Wisesa yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres dibalik kematian ayahnya pada Selasa Kliwon.

Mereka memutuskan mencari tahu kebenaran di balik mitos tersebut dengan menelusuri sejarah keluarga dan kejadian yang dialami ayahnya semasa hidup. 

Dalam pencariannya, mereka bertemu dengan seorang dukun tua yang mengaku mengetahui rahasia di balik kematian Pak Mulwanto.

Dukun tersebut meminta mereka melakukan topo pendem, yaitu ritual yang dilakukan di suatu malam dengan memendamkan diri untuk meminta ampunan dan keselamatan sebagai bentuk pengorbanan pada sang arwah.

Ritual itu juga dianggap mampu menghentikan amarah arwah yang meninggal di hari sial seperti ayahnya.

Mendengar saran dari dukun sesat itu Wisesa mulai dilema lantaran kepercayaan mistis yang dianut keluarganya dan warga sekitar selama ini bertentangan dengan ilmu pengetahuan.

Ritual topo pendem tidak hanya membahayakan orang yang melakukan, tetapi juga bertentangan dengan syariat Islam.

Kedua adik Wisesa lebih memilih melakukan ritual tersebut untuk menghentikan amarah sang ayah agar bisa beristirahat dengan tenang.

Namun siapa sangka di tengah-tengah prosesi yang dijalankan mereka justru diteror arwah ayahnya.

Sang ayah murka dengan sikap kedua anaknya yang melawan syariat Islam dan memilih menghentikan mereka dari ulah dukun sesat itu.

Dibintangi oleh Rukman Rosadi, Nova Eliza, Dimas Aditya, Ratu Sofya, Alzi Markers, Rizky Hanggono, Meisya Amira, Gito Gilas, dan Ruth Marini, film Almarhum tidak hanya menyajikan kisah horor menegangkan tetapi juga menyuguhkan konflik batin antara logika dan kepercayaan yang dialami para tokoh.

Berlatar nuansa budaya lokal masyarakat Jawa, film tersebut memberikan pesan moral akan pentingnya memegang teguh keyakinan pada Tuhan Yang Maha Esa agar terhindar dari aliran sesat

Film Almarhum juga menyadarkan pada manusia bahwa kematian merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan dan kita harus belajar menerimanya. 

Apakah sosok yang meneror mereka benar-benar almarhum ayahnya atau makhluk halus dari praktik ilmu hitam? Kamu dapat menemukan jawabannya di bioskop terdekat pada 9 Januari 2025.

 

 

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#kematian #film bioskop #film #Almarhum #mitos #film terbaru #hari sial #sinopsis