Nasional Kediri Raya Sports Ekonomi Bisnis Pendidikan Lifestyle Khazanah Opini Seni & Budaya RK Institute Portal Kampus Internasional

Coldplay Stop Bikin Album? Chris Martin Ungkap Alasan di Balik Keputusan Besar Ini

Redaksi Radar Kediri • Kamis, 3 Oktober 2024 | 00:26 WIB

Band Coldplay
Band Coldplay

JP Radar Kediri - Coldplay, band ikonik asal Inggris, membuat pernyataan mengejutkan melalui vokalisnya, Chris Martin. 

Dalam wawancara terbaru pada 1 Oktober 2024 dengan Zane Lowe dari Apple Music, Martin mengungkapkan bahwa Coldplay akan berhenti merilis album baru setelah merampungkan dua album lagi. 

Ini berarti band yang telah berkarier lebih dari dua dekade tersebut hanya akan merilis 12 album sepanjang perjalanan musik mereka. 

Setelah perilisan album ke-10 yang berjudul Moon Music pada 4 Oktober 2024, dua album terakhir akan menjadi penutup dari diskografi mereka.

Keputusan untuk membatasi jumlah album ini telah dipertimbangkan dengan matang oleh Chris Martin dan seluruh anggota band. 

Mereka percaya bahwa dengan menetapkan batasan jumlah album, mereka dapat menjaga kualitas musik yang mereka hasilkan tetap tinggi. 

Menurut Martin, Coldplay ingin setiap karya yang mereka rilis memiliki dampak yang mendalam dan lebih bermakna. 

Mereka tidak ingin tergesa-gesa dalam menciptakan musik baru, tetapi lebih memilih untuk fokus pada kualitas daripada kuantitas.

Coldplay merasa bahwa penting untuk memiliki kontrol yang ketat atas setiap karya yang dihasilkan, sehingga lagu-lagu yang dipilih untuk dimasukkan ke dalam album adalah yang terbaik. 

Pembatasan ini, menurut Martin, terinspirasi oleh banyak seniman legendaris lainnya. Seperti The Beatles yang hanya merilis 12,5 album dan Bob Marley yang juga memiliki karya terbatas. 

Dengan memiliki batasan, Coldplay merasa mereka bisa menghasilkan karya yang lebih bernilai dan meninggalkan warisan yang lebih signifikan bagi para pendengar mereka.

Lebih dari sekadar menjaga kualitas musik, keputusan ini juga dipengaruhi oleh kenyataan bahwa pembuatan album oleh band besar seperti Coldplay memerlukan kerja sama dari banyak pihak. 

Setiap anggota band, termasuk Jonny Buckland, Guy Berryman, dan Will Champion, memiliki peran penting dalam proses kreatif yang panjang dan kompleks. 

Selain itu, Martin mengungkapkan bahwa usia para anggota band turut menjadi pertimbangan dalam keputusan ini. 

Mereka tidak ingin terus-menerus berada di studio dalam waktu yang lama tanpa memiliki kesempatan untuk menikmati kehidupan pribadi mereka.

Walaupun Coldplay akan berhenti merilis album baru setelah album ke-12, mereka tidak sepenuhnya meninggalkan dunia musik. 

Chris Martin menyebut bahwa band ini masih terbuka untuk terlibat dalam proyek lain, seperti kolaborasi atau kompilasi lagu-lagu yang belum sempat dirilis. 

Fokus utama mereka ke depan mungkin lebih pada tur dan penampilan langsung, di mana mereka masih bisa berinteraksi dengan penggemar di seluruh dunia tanpa tekanan untuk terus menghasilkan album baru.

Keputusan untuk berhenti pada album ke-12 menandai akhir dari era yang panjang dan sukses bagi Coldplay. 

Sejak merilis album debut mereka, Parachutes, pada tahun 2000, Coldplay telah menciptakan banyak lagu yang menduduki puncak tangga lagu dan menjadi bagian penting dari sejarah musik pop dan rock.

Lagu-lagu seperti Yellow, Fix You, dan Viva La Vida telah memantapkan posisi Coldplay sebagai salah satu band terbesar di dunia.

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.

Editor : Anwar Bahar Basalamah
#viral #chris martin #coldplay #inggris #Coldplay 12 album saja #band