JP Radar Kediri – Dalam kalender Masehi terdapat 12 bulan yang selalu berganti mengikuti tahunnya. Salah satunya yaitu bulan Oktober, bulan yang berada di urutan ke 10 dalam kalender Masehi.
Bulan Oktober menyimpan momentum sejarah yang bisa kita ingat untuk menghormati jasa pahlawan. Ada beberapa peristiwa sejarah yang patut kita ingat pada bulan ini.
Momentum sejarah besar yang pernah terjadi di bulan ini antara lain, seperti Hari Kesaktian Pancasila yang di peringati setiap 1 Oktober, Hari Santri Nasional yang di peringati setiap 22 Oktober, dan Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober.
Berikut moment bersejarah yang terjadi pada bulan Oktober :
1. Hari Kesaktian Pancasila
Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum sejarah yang masih berkaitan dengan peristiwa G30S/PKI yang terjadi pada tahun 1965. Ini merupakan upaya kudeta kaum PKI untuk mengganti ideologi Pancasila menjadi ideologi Komunis.
Dari kejadian tersebut, untungnya berhasil digagalkan dari pihak warga, TNI, serta Ormas Islam yang ikut andil didalamnya. Tapi ironisnya peristiwa itu menewaskan enam jendral AD dan satu perwira yang kemudian dikenal dengan sebagai Pahlawan Revolusi.
Selain menyimpan sejarah kelam, Hari Kesaktian Pancasila menjadi momen kalian untuk menerapkan nilai – nilai pancasila seperti, nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan.
Maka dari itu Kesaktian Pancasila tidak hanya berisi tentang sejarah, tapi berisi mengenai simbol ketuhanan dan persatuan Indonesia.
Baca Juga: Sinopsis Film Home Sweet Loan, Kisah Perjuangan Sandwich Generation yang Mengharukan
2. Hari Santri Nasional
Hari Santri Nasional (HSN) diperingati pada 22 Oktober disetiap tahunnya. Penetapan HSN di usulkan oleh Joko Widodo pada Jum’at (27/06/14), yang diprakarsai dari ratusan santri Pondok Pesantren Babussalam, desa Banjarejo, Malang, Jawa Timur.
Hal itu didasari dengan beberapa hal yaitu peran ulama dan santri dalam memperjuangkan dan mempertahankan NKRI.
Selain itu untuk mengenang dan meneladani perjuangan ulama dan santri dalam memerdekaan NKRI, serta merujuk pada resolusi jihad pada 22 Oktober yang dicetuskan oleh K.H. Hasyim Asy’ari dalam mempertahankan kemerdekaan negara.
Pertempuran yang berkepanjangan itu berlangsung selama 3 Hari dan berakhir dengan kematian Jendral Mallaby yang memicu kemarahan Inggris dan memuncak pada peristiwa (10/11/45).
Baca Juga: Viral TikTok, 1 Oktober 2024 Jadi Tren ‘My Girl’, Apa Itu?
3. Hari Sumpah Pemuda
28 Oktober diperingati sebagai hari sumpah pemuda sebagai bentuk ikrar pemuda Indonesia dari berbagai latar belakang daerah, suku, dan agama.
Untuk menyatukan keyakinan mereka bahwa tumpah darah, bangsa, dan bahasa persatuan ialah Indonesia.
Kongres ini diselenggarakan dari (27-18/10/1928) di tiga lokasi berbeda yaitu gedung Katholieke Jongenlingen Bond, Oost Java Bioscop, dan Indonesische Clubgebouw( rumah Indekos, Kramat No.106).
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Anwar Bahar Basalamah